Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekspor 459 Ton Durian Rp 42,5 Miliar, Wagub Reny Gaspol Program BERANI Makmur

M
Penulis: Muhammad Awaludin❯
Wagub Reny Lamadjido saat membuka rakor TPH, dorong program BERANI Makmur dan ekspor durian Sulteng. (Ro. Adpim Sulteng)
Wagub Reny Lamadjido saat membuka rakor TPH, dorong program BERANI Makmur dan ekspor durian Sulteng. (Ro. Adpim Sulteng)

Advertisement

RADAR PALU - Dorongan mempercepat sektor pertanian di Sulawesi Tengah kini tidak lagi setengah hati. Reny Lamadjido langsung menegaskan, program BERANI Makmur akan jadi motor utama—bukan sekadar wacana.

Pesannya jelas: daerah tidak boleh jalan sendiri, data harus dibuka, potensi harus dipetakan. Kalau tidak, peluang besar bisa lewat begitu saja.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Rakor Pembangunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) kabupaten/kota se-Sulteng di aula Dinas TPH Provinsi, Kamis (30/4/2026). 

Menurut Reny Lamadjido, BERANI Makmur dirancang dengan pendekatan konkret. Ada lima fokus utama yang jadi tulang punggung: panen raya lewat intensifikasi dan ekstensifikasi, pemberdayaan petani prasejahtera sekaligus penanganan stunting, penguatan petani milenial, peningkatan kualitas SDM pertanian, hingga optimalisasi Brigade Alsintan.

“Kalau ada potensi di daerah bapak ibu, sampaikan. Supaya kami bisa dorong dengan dukungan yang tepat,” tegasnya. 

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Selama ini, salah satu kendala terbesar pembangunan sektor pertanian adalah data yang tidak sinkron antarwilayah. Akibatnya, intervensi sering tidak tepat sasaran.

Karena itu, data valid kini dijadikan “senjata utama”. Pemprov ingin memastikan setiap bantuan, program, hingga distribusi alat dan sumber daya benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.

Contoh nyata sudah terlihat. Komoditas durian Sulteng—yang disebut sebagai “emas berduri”—mulai menunjukkan taringnya di pasar global.

Pada pertengahan April lalu, Sulteng berhasil mengekspor 459 ton durian beku dengan nilai fantastis, mencapai Rp 42,5 miliar ke Tiongkok.

Angka itu bukan sekadar statistik. Bagi petani, ini sinyal bahwa komoditas lokal punya daya saing internasional. Bagi pemerintah, ini bukti bahwa potensi daerah masih sangat besar jika dikelola serius.

Advertisement

Artikel Terkait

Mentan Amran dan Putra Presiden Belarus Bahas Penguatan Kerja Sama Pertanian

Mentan Amran dan Putra Presiden Belarus Bahas Penguatan Kerja Sama Pertanian

Mentan Amran bertemu Putra Presiden Belarus Dmitry Lukashenko untuk memperkuat kerja sama pertanian dan ekspor Indonesia.

Kanwil Kemenkum Sulteng Dampingi Pendaftaran Merek Kolektif Durian “Volcano”

Kanwil Kemenkum Sulteng Dampingi Pendaftaran Merek Kolektif Durian “Volcano”

Kemenkum Sulteng mendampingi pendaftaran merek kolektif “Volcano” untuk durian Sulteng guna memperkuat identitas dan daya saing produk.

Sulteng Bidik Pasar Dunia, Anwar Hafid Ingin Jadi Raja Durian

Sulteng Bidik Pasar Dunia, Anwar Hafid Ingin Jadi Raja Durian

Gubernur Anwar Hafid mendorong Sulawesi Tengah menjadi raja durian dunia melalui ekspor, branding Durian Vulcano Indonesia, dan kolaborasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer