RADAR PALU - Syarifuddin Hafid, Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Sulawesi Tengah, dan Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mengecam keras atas tindakan kapal yang menabrak salah satu kapal nelayan Morowali yang sementara memancing di laut Bungku.
Hal tersebut disampaikan oleh Syarifuddin Hafid kepada media ini, melalui WhatsApps, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, yang pertama, pihak perusahaan kapal harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Kedua, pemerintah harus mengatur alur jalur kapal yang melintas di laut, di perairan kita. Pihak perusahaan harus dipanggil semua, serta ditentukan jalur melintasnya kapal laut tersebut.
Baca Juga: Nelayan Morowali Ditabrak Kapal Misterius, Korban Luka Serius dan Kapal Tenggelam
"Kapal yang melewati harus ditentukan, tidak boleh sembarangan lewat dan pihak pemerintah harus segera memanggil pihak agen pelayaran yang ada di Morowali. Sehingga, dapat diantisipasi jika terjadi kecelakaan di laut. Serta, bisa dideteksi dini, "ucapnya.
" Diatur jam melintasnya kapal di areal laut Bungku, agar leluasa, dan aman bagi nelayan Morowali, "ujarnya memberi solusi.
"Kemudian, terkait korban belum terdaftar BPJS, itu tanggung jawab pemerintah. Jangan dibiarkan saja. Kalau masyarakat kita terkena musibah seperti itu, jangan hanya karena satu orang, harus ada langkah yang lebih maju lagi mengantisipasi kejadian serupa, " sarannya.
Baca Juga: Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Morowali Dilantik
Syarifuddin berharap, pemerintah dan pihak rumah sakit bisa memberikan keringanan terhadap warga yang terkena musibah tersebut," pungkasnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin