RADAR PALU – Sejumlah destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah diprediksi mengalami paparan sinar ultraviolet (UV) ekstrem pada Kamis, 26 Maret 2026.
Data BMKG menunjukkan indeks UV mencapai angka 11 di beberapa lokasi seperti Kepulauan Togean, Tanjung Karang, Danau Tambing, hingga Danau Lindu pada rentang waktu siang hari.
Kondisi ini menempatkan wilayah tersebut pada kategori extreme, level tertinggi dalam skala UV yang berisiko tinggi terhadap kesehatan, terutama jika beraktivitas di luar ruangan tanpa perlindungan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri merilis prakiraan kualitas udara dan iklim di enam destinasi wisata Sulawesi Tengah sebagai bagian dari imbauan “Mudik Lancar, Persiapan Sempurna”.
Selain paparan UV ekstrem, sebagian besar destinasi juga berada pada kategori indeks kenyamanan tidak nyaman, khususnya pada siang hari.
Hanya Danau Tambing yang relatif stabil dalam kategori nyaman, meski tetap mengalami lonjakan UV tinggi.
Sementara itu, kualitas udara secara umum masih tergolong baik hingga sedang. Nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tercatat berkisar antara 27 hingga 55, dengan Tanjung Karang menjadi satu-satunya lokasi yang masuk kategori sedang.
Dari sisi cuaca, kondisi bervariasi mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan di beberapa wilayah seperti Tentena dan Danau Pai Supok pada siang hari.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari paparan langsung sinar matahari pada pukul 10.00 hingga 14.00 WITA, serta menggunakan perlindungan seperti topi, kacamata hitam, dan tabir surya.
“Perjalanan yang nyaman dimulai dari persiapan yang baik. Pastikan untuk selalu mengecek kualitas udara sebelum beraktivitas di luar,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Informasi lengkap dapat diakses melalui Instagram @iklim_sulteng dan situs resmi gaw-bariri.bmkg.go.id.(*)
Editor : Mugni Supardi