RADAR PALU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso, telah menutup rangkaian safari Ramadan 1447 hijriah tahun 2026, Rabu (4/3/2026). Kegiatan keagamaan yang sudah berjalan dua pekan tersebut berakhir di masjid Al-Maidah, Desa Gintu, Kecamatan Lore Selatan.
Wakil Bupati (Wabup) Poso, Soeharto Kandar, menyebut bahwa Safari Ramadan merupakan bukti komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan administrasi, tetapi juga dalam kebersamaan spiritual dan sosial.
"Bulan suci Ramadan mengajarkan kita kesabaran, keikhlasan, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama," terangnya pada seratusan jamaah, saat menutup safari ramadan.
Wabup Soeharto mengajak warga Desa Gintu dan seluruh masyarakat Kecamatan Lore Selatan untuk terus menjaga kebersamaan, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama yang telah terjalin apik di Kabupaten Poso.
"Jaga dan rawat kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama yang sudah sangat baik ini," ajaknya.
Disebut Wabup, stabilitas, keamanan, dan gotong royong adalah modal utama jalannya pembangunan daerah.
Karena itu, Pemkab Poso berkomitmen untuk terus menjaganya demi meningkatkan kemajuan sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Kami sadar masih banyak yang perlu dibenahi. Makanya, butuh dukungan dan partisipasi aktif dari semua warga," tukasnya.
Soeharto kemudian mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ramadan sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki akhlak, meningkatkan ibadah, dan menguatkan kepedulian sosial.
"Mari jadikan Ramadan sebagai energi positif untuk membangun Poso yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan," tutupnya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin