Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kanwil Haji dan Umrah Sulawesi Tengah Meminta Jamaah Umrah dan PPIU Sulteng untuk Berhati-hati Menyikapi Perkembangan dan Situasi di Timur Tengah

Muchsin Siradjudin • Selasa, 3 Maret 2026 | 11:09 WIB

H. Muchlis, S.Ag., M.Pd. (FOTO: DOK PRIBADI/RADAR PALU)
H. Muchlis, S.Ag., M.Pd. (FOTO: DOK PRIBADI/RADAR PALU)

RADAR PALU – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), telah memberikan imbauannya kepada jamaah umrah yang saat ini sedang menunaikan ibadah umrah, juga kepada lima Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji dan Umrah (PPIU) Sulteng, serta terus membangun komunikasi intensif dengan pihak maskapai penerbangan yang melayani penerbangan Indonesia-Arab Saudi.

Kepada Radar Palu, Jawa Pos, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah Sulteng H. Muchlis, S.Ag., M.Pd, menjelaskan, terkait eskalasi konflik di timur tengah yang saat ini sedang terjadi, Wakil Menteri (Wamen) Haji dan Umrah RI H. Dahnil Anzar Simanjuntak, sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat di seluruh Indoensia.

Pertama, bagi masyarakat yang akan ke tanah suci untuk menunaikan ibadah Umrah agar nenunda sementara rencana keberangkatannya hingga kondisi di timur tengah khususnya di Arab Saudi benar benar telah kondusif demi keamanan/keselamatan dan kenyamanan jamaah.

Kedua, bagi masyarakat atau jemaah yang sedang melaksanakan ibadah di tanah suci untuk terus memantau perkembangan terkini terhadap situasi yang terjadi di timur tengah.

Kementerian Haji dan Umrah RI lewat Kantor Urusan Haji (KUH) dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah, memastikan saat ini kondisi di Arab Saudi masih aman dan terkendali.

Namun demikian, KUH telah melakukan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya penundaan atau pembatalan penerbangan yang dapat menyebabkan jamaah umrah tertahan di bandara, KUH Jeddah bergerak cepat melakukan langkah-langkah mitigasi dengan menempatkan petugas di bandara untuk melakukan pendampingan.

Selain itu, KUH Jeddah juga membuka komunikasi intensif dengan pihak maskapai penerbangan, travel penyelenggara, serta syarikah (mitra travel di Arab Saudi) guna mencari solusi terbaik bagi jamaah yang tertunda kepulangannya akibat pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan.

“Berdasarkan catatan dan pemantauan kami Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tengah, ada lima Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji (PPIU) di Sulteng yang jamaahnya sedang berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah umrah, “ ungkap Muchlis.

Salah satunya Travel Annisa Sam Palu, dibawah bimbingan langsung direkturnya H. Sabaruddin Lamba. Yang saat dihubungi kemarin sedang bersama jamaahnya menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah untuk kembali ke tanah air.

“Kami berharap, eskalasi konflik di timur tengah akan segera mereda, bahkan berakhir sehingga tidak memengaruhi kelancaran proses pelaksanaan umrah jamaah Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah,“pungkasnya.(mch)

 

 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Pelaksanaan umrah jamaah Indonesia #Imbauan Kementerian Haji dan Umrah #Ada lima PPIU Sulteng #Melakukan langkah antisipasi