RADAR PALU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Tengah tetap berjalan selama Ramadan 2026. Namun pola operasionalnya berubah.
Waktu masak dan distribusi digeser, menu pun disesuaikan agar tetap layak konsumsi saat berbuka.
Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palu memastikan pelayanan tidak berhenti meski aktivitas sekolah berkurang selama awal Ramadan.
Kasubag Tata Usaha KPPG Palu, Muhammad Aril Putra, mengatakan biasanya dapur mulai beroperasi pukul 01.00 dini hari dengan distribusi pagi. Khusus Ramadan, makanan baru diolah mulai pukul 13.00 WITA.
Distribusi dilakukan menjelang berbuka.
“Untuk hari pertama Ramadan, distribusi siswa ditiadakan karena sekolah libur. Sudah diberikan sehari sebelumnya dalam bentuk paket kering. Sedangkan untuk 3B tetap berjalan setiap hari,” kata Aril, Jumat (20/2).
Selama Ramadan, KPPG memprioritaskan menu kering. Paket dikemas dalam tote bag berisi roti, kacang-kacangan, buah seperti jeruk, serta kurma jika stok tersedia.
Menu basah tetap ada, tetapi terbatas.
Sekolah berasrama diprioritaskan mendapat makanan hangat. Sementara sekolah umum menerima menu basah dengan waktu distribusi yang menyesuaikan agar tidak melewati batas konsumsi.
“Menu basah dimasak mulai jam 1 siang ke atas, mendekati waktu berbuka. Jadi aman saat disantap,” tegasnya.
Program MBG mencakup peserta didik, tenaga pendidik, serta kelompok 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Untuk kelompok ini, distribusi dilakukan melalui koordinator kecamatan atau posyandu dan tetap berjalan setiap hari.
KPPG memastikan seluruh proses mengikuti standar operasional prosedur untuk menjaga kualitas bahan pangan dan mencegah risiko keracunan.
Penyesuaian ini dilakukan agar program tetap berjalan tanpa mengganggu ibadah puasa, sekaligus memastikan asupan gizi tetap terpenuhi.***
Editor : Muhammad Awaludin