Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bibit 48 Ribu, Ditemukan 17 Ribu—Mentan Minta Polisi Turun

T
Penulis: Talib❯
Mentan Andi Amran Sulaiman menunjukkan kondisi bibit kelapa saat sidak di Manado, Jumat (1/5), dan menemukan ketidaksesuaian kualitas serta data di lapangan.(Humas Kementan)
Mentan Andi Amran Sulaiman menunjukkan kondisi bibit kelapa saat sidak di Manado, Jumat (1/5), dan menemukan ketidaksesuaian kualitas serta data di lapangan.(Humas Kementan)

Advertisement

 

RADAR PALU — Program pembibitan nasional yang digadang-gadang untuk rakyat justru memunculkan temuan serius di lapangan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan selisih data besar saat sidak di Manado, Sulawesi Utara.

Dari laporan 48 ribu bibit kelapa, jumlah yang ditemukan di lokasi hanya sekitar 17 ribu. Selisih inilah yang langsung memicu perintah pemeriksaan.

Advertisement

Sidak dilakukan di Desa Bengkol, Kecamatan Mapanget, Jumat (1/5). Hasilnya tak hanya soal jumlah. Kualitas bibit juga jadi sorotan. 

“Ada bibit kecil yang tidak layak. Itu dari benihnya saja sudah tidak layak. Kami suruh ganti,” tegas Amran.

Advertisement

Temuan ini diperkuat dengan kondisi pemeliharaan kebun yang belum sesuai standar. Kombinasi masalah kualitas dan data membuat program ini dinilai perlu diawasi ketat.

“Laporannya 48 ribu. Kami temukan ternyata hanya kurang lebih 17 ribu. Ini harus ditambah,” ujarnya. 

Tak berhenti di situ, Amran langsung meminta aparat penegak hukum turun tangan untuk memeriksa potensi penyimpangan.

“Kami minta reskrim, polres. Ini diperiksa. Kita harus berani membuka diri,” katanya.

Ia menegaskan, program pemerintah tidak boleh dijalankan sekadar formalitas atau pencitraan.

Advertisement

Artikel Terkait

Mentan Amran Dorong Alumni Tadulako Ubah Mindset dan Berani Ciptakan Lapangan Kerja

Mentan Amran Dorong Alumni Tadulako Ubah Mindset dan Berani Ciptakan Lapangan Kerja

Andi Amran mendorong alumni Tadulako mengubah mindset, berani berproses, bekerja keras, dan menciptakan lapangan kerja sendiri.

Mentan Amran Tegaskan KDMP Pangkas Ruang Middleman, Margin Perdagangan Kembali ke Petani dan Konsumen

Mentan Amran Tegaskan KDMP Pangkas Ruang Middleman, Margin Perdagangan Kembali ke Petani dan Konsumen

Pemerintah pangkas rantai distribusi pangan lewat KDMP agar margin lebih banyak dinikmati petani dan harga pangan lebih terjangkau konsumen.

Mentan Amran Borong Inovasi ITS Rp10 Miliar, Benih Jagung hingga Traktor Amfibi untuk Petani

Mentan Amran Borong Inovasi ITS Rp10 Miliar, Benih Jagung hingga Traktor Amfibi untuk Petani

Mentan Amran membeli inovasi ITS senilai Rp10 miliar, termasuk benih jagung unggul untuk meningkatkan produksi nasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer