Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Penerbangan Internasional Palu Dibuka, Dispar Dorong Guide Berbahasa Mandarin

Mugni Supardi • Minggu, 15 Februari 2026 | 06:09 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, Dra. Diah Agustiningsih (kedua dari kiri) di FGD Pre Launching Bandara Mutiara Sis Al Jufri sebagai Bandara Internasional, Kamis (12/2/2026).
Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, Dra. Diah Agustiningsih (kedua dari kiri) di FGD Pre Launching Bandara Mutiara Sis Al Jufri sebagai Bandara Internasional, Kamis (12/2/2026).

RADAR PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai mematangkan persiapan menyambut penerbangan internasional perdana rute Guangzhou -Palu–Guangzhou. Selain kesiapan infrastruktur Bandar Udara, aspek sumber daya manusia (SDM) pariwisata menjadi perhatian utama.

Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, Dra. Diah Agustiningsih, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Sulawesi Tengah dan inisiatif Coco’s Tour dalam membuka konektivitas internasional langsung ke Palu.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas terobosan ini. Ini langkah besar membuka pintu internasional ke Sulawesi Tengah,” ujar Diah dalam kegiatan FGD Pre Launching Bandara Mutiara Sis Al Jufri sebagai Bandara Internasional, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, pembukaan rute langsung dari Guangzhou, Tiongkok, harus diikuti kesiapan sektor pariwisata, terutama dalam menghadapi karakteristik wisatawan mancanegara, khususnya dari China.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, terutama kemampuan bahasa asing. “Yang perlu kita siapkan adalah SDM, khususnya dalam hal bahasa. Baik bahasa Inggris maupun bahasa China,” tegasnya.

Diah menjelaskan, wisatawan Tiongkok umumnya membutuhkan pendampingan pemandu wisata yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Mandarin.

Ketersediaan tour guide berbahasa Mandarin dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang nyaman dan berkesan.

Selain SDM, Dispar Sulteng juga mendorong penyesuaian informasi publik di Bandara Mutiara Sis Al Jufri maupun di ruang-ruang publik Kota Palu.

Ia mengusulkan agar sistem informasi tidak hanya menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, tetapi juga bahasa Mandarin.

“Informasi di bandara dan di sekitar kota sebaiknya menggunakan tiga bahasa, Indonesia, Inggris, dan China. Ini untuk memudahkan wisatawan dan memberi rasa nyaman sejak mereka tiba,” jelasnya.

Ia menegaskan, pembukaan penerbangan internasional bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk membangun kesan pertama yang kuat bagi wisatawan.

“Kita ingin ketika turis datang, mereka benar-benar merasakan pengalaman yang berkesan dan tidak hanya datang sekali. Harapannya mereka kembali lagi ke Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Pemprov Sulteng optimistis kehadiran rute internasional Guangzhou -Palu–Guangzhou akan mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus memperkuat posisi Bandara Mutiara Sis Al Jufri sebagai gerbang internasional baru di kawasan timur Indonesia.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Dispar Sulteng #penerbangan Palu Guangzhou #bahasa Mandarin #SDM pariwisata #wisatawan China #Bandara Mutiara SIS Al Jufri #FGD Bandara Internasional Palu #Cocos Tour #Diah Agustiningsih #rute internasional Palu