Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Morowali Utara Raih Penghargaan UHC Utama 2026 dari BPJS Kesehatan

Ilham Nusi • Kamis, 29 Januari 2026 | 15:11 WIB
Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi menerima piagam dan tropi Universal Health Coverage (UHC) Kategori Utama 2026 dari BPJS Kesehatan di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2
Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi menerima piagam dan tropi Universal Health Coverage (UHC) Kategori Utama 2026 dari BPJS Kesehatan di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2

RADAR PALU - Kabupaten Morowli Utara (Morut) kembali mencetak prestasi nasional dengan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Utama 2026 dari BPJS Kesehatan.

Penghargaan tertinggi ini menegaskan keberhasilan Pemkab Morut dalam memastikan cakupan dan keaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hampir menyeluruh.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Bupati Morut Delis Julkarson Hehi dalam acara UHC Award 2026 di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa perlindungan kesehatan nasional menjadi fondasi utama pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi inklusif. Pemerintah menempatkan JKN BPJS Kesehatan sebagai bantalan ekonomi agar masyarakat tidak jatuh miskin akibat biaya pengobatan.

Muhaimin menyatakan akses layanan kesehatan tanpa hambatan merupakan hak dasar warga negara. Dengan jaminan kesehatan yang merata dan bermutu, masyarakat dapat hidup lebih sehat, produktif, dan mandiri secara ekonomi.

Selama lebih dari satu dekade berjalan, Program JKN terbukti mengurangi beban finansial masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan nasional.

Saat ini, kepesertaan JKN telah mencapai 98,6 persen atau 233,5 juta peserta aktif. Pemerintah menargetkan 236,1 juta peserta aktif pada 2026 dan 99 persen penduduk Indonesia terlindungi JKN pada 2029.

Sebanyak 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota telah memastikan lebih dari 98 persen penduduknya terlindungi JKN, terutama melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN. Pemerintah juga menggulirkan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN untuk mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat kurang mampu.

"Kami memastikan tidak ada warga kehilangan proteksi kesehatan hanya karena tunggakan," tegas Muhaimin.

Bupati Delis Julkarson Hehi menyampaikan rasa syukur atas diraihnya UHC Utama 2026 untuk Kabupaten Morut.

Ia menegaskan penghargaan ini menjadi bukti kuat komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan gratis dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Menurut Bupati, seluruh warga Morut kini telah terjamin melalui skema JKN yang didukung penuh oleh pemerintah daerah. Tidak ada lagi warga yang gagal berobat karena kendala biaya.

Delis mengapresiasi dukungan masyarakat, BPJS Kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan yang bekerja kolektif mewujudkan Morut sebagai kabupaten sehat dan sejahtera.

"Penghargaan UHC Utama ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah. Kami memastikan tidak ada lagi warga Morowali Utara yang gagal berobat hanya karena alasan biaya," tegasnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Luwuk Fadliana yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Morut.

Ia menilai penghargaan ini sangat prestisius karena Morut tidak hanya meraih kategori tertinggi, tetapi juga mencatat tingkat keaktifan peserta JKN tertinggi di empat provinsi, yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Pencapaian tersebut, menurut Fadliana, lahir dari dukungan penuh pemerintah daerah terhadap implementasi Program JKN BPJS Kesehatan.

"Morowali Utara tidak hanya meraih kategori tertinggi UHC, tetapi juga mencatat tingkat keaktifan peserta JKN tertinggi di empat provinsi. Capaian ini lahir dari dukungan penuh pemerintah daerah," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Morut Arif Pascal Pokonda menyebutkan bahwa UHC Utama 2026 menjadi penghargaan kedua kali berturut-turut bagi Morut.

BPJS Kesehatan mencatat cakupan kepesertaan JKN Morut mencapai 104,72 persen dari total penduduk, sementara keaktifan peserta menyentuh 98,37 persen.

Angka tersebut melampaui standar nasional, sekaligus menegaskan posisi Morut sebagai daerah dengan kinerja JKN terbaik.

"Angka ini melampaui standar nasional dan menjadikan Morut unggul secara nasional," sebut Arif. (ham)



  

Editor : Muchsin Siradjudin
#bpjs kesehatan #Komitmen pemerintah daerah #Kategori tertinggi #Cetak prestasi nasional