Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

HBI ke-76, Kanwil Ditjenpas Sulteng Dorong Inovasi Layanan Imigrasi

Mugni Supardi • Senin, 26 Januari 2026 | 14:27 WIB
Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmen penguatan pengabdian dan inovasi layanan publik dalam momentum Peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026.
Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmen penguatan pengabdian dan inovasi layanan publik dalam momentum Peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026.

RADAR PALU - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah menegaskan komitmen penguatan pengabdian dan inovasi layanan publik dalam momentum Peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026.

Peringatan yang mengusung tema “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju” tersebut dilaksanakan secara virtual dan dipusatkan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Senin (26/1/2026).

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, melalui Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Maulana Luthfiyanto, menyampaikan bahwa peringatan HBI tidak dimaknai sebatas kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum refleksi dan evaluasi kinerja seluruh insan Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Peringatan ini menjadi ruang untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Maulana.

Ia menegaskan, tema “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju” merepresentasikan tuntutan agar setiap aparatur Imigrasi bekerja secara tulus, transparan, serta menjunjung tinggi profesionalisme dengan menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

Menurut Maulana, konsep bakti harus diwujudkan melalui penerapan standar pelayanan Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA) yang terus dijaga dan ditingkatkan seiring perkembangan kebutuhan masyarakat.

“Bakti bukan sekadar slogan, tetapi harus tercermin dalam kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Maulana menyebut Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki peran strategis sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara sekaligus motor penggerak ekonomi nasional.

Berbagai transformasi kebijakan, seperti digitalisasi layanan, penerapan kebijakan golden visa, hingga penguatan kepastian hukum, dinilai berkontribusi pada terciptanya iklim investasi yang kondusif dan berdaya saing.

“Imigrasi tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi fasilitator pembangunan nasional dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, kata Maulana, memberikan dukungan penuh terhadap agenda reformasi dan inovasi layanan keimigrasian.

Sinergi antarsatuan kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi kunci dalam memastikan pelayanan publik yang adaptif dan responsif terhadap dinamika global.

Momentum HBI ke-76 ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan pengabdian nyata bagi bangsa dan negara melalui kerja yang profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.(**)

Editor : Mugni Supardi
#Pelayanan publik imigrasi #Inovasi layanan imigrasi #Digitalisasi layanan imigrasi #Imigrasi Berbakti Indonesia Maju #Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah #Reformasi birokrasi imigrasi #Hari Bakti Imigrasi ke 76 #Ditjen Imigrasi #Kantor Imigrasi Palu #HBI 2026