RADAR PALU - Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut) H. Djira Kendjo menerima audiensi Institut Teknologi Del (IT Del) bersama CNGR Indonesia di Ruang Kerja, Kamis (22/1/2026).
Pertemuan ini membahas Program Studi Teknik Metalurgi IT Del sebagai solusi penguatan SDM lokal industri nikel Morut. Turut hadir Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Morut Bernoulli Tanari dan Kabid Pelatihan, Pelayanan, dan Penempatan Tenaga Kerja Alka Christo Posawa.
Audiensi menghadirkan Dekan Fakultas Teknologi Industri IT Del Fitriani Tupa R. Silalahi, Ketua Prodi Teknik Metalurgi Rizal Sinaga, serta perwakilan CNGR Indonesia yakni Muh. Faisal Surya dan Manager Public Relations Prita Setya Kusuma, serta Public Relations Specialist Siti Azizah Mutiara.
IT Del memaparkan pendidikan Teknik Metalurgi berbasis asrama yang menekankan disiplin, pembentukan karakter, dan kesiapan kerja lulusan. Model ini memperkuat link and match kampus industri, sekaligus membuka kerja sama internasional bersama CNGR Indonesia.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi metalurgi dan material, khususnya bagi pertambangan dan pengolahan nikel yang berkembang pesat di Morut.
IT Del menjelaskan peluang kontribusi lulusan dalam pembangunan daerah. Morowali Utara tumbuh sebagai kawasan industri nikel nasional, sehingga membutuhkan tenaga kerja terampil, tersertifikasi, dan siap pakai dari putra-putri daerah.
Institut Teknologi Del (IT Del) berlokasi di Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Kampus ini didirikan oleh Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Panjaitan melalui Yayasan Del pada 30 Agustus 2001, dengan fokus peningkatan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Sementara itu, CNGR merupakan grup perusahaan global dari Tiongkok yang bergerak di pengolahan nikel hulu hilir dan diakui sebagai pemimpin material energi baru dunia. CNGR menjalankan empat modernisasi industri: diversifikasi teknologi, globalisasi pengembangan, digitalisasi operasional, dan ekologisasi industri.
Sebagai industri terintegrasi, CNGR memproduksi sintesa prekursor terner dan nikel elektrolitik. CNGR merencanakan investasi Rp168,2 triliun dalam 20 tahun, dengan realisasi Rp32,1 triliun sejak 2021 di Indonesia. Fasilitas CNGR telah berdiri di Morowali, Morowali Utara, Weda Bay, dan Batulicin.
Wabup Djira Kendjo menyambut positif audiensi tersebut. Ia menilai Teknik Metalurgi IT Del strategis untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri nikel Morowali Utara.
"Program Teknik Metalurgi ini relevan dengan kebutuhan industri nikel Morowali Utara. Kami mendorong putra-putri daerah mengakses pendidikan berkualitas dan kembali berkontribusi membangun daerah," ujar Djira.
Wabup Djira menegaskan komitmen Pemkab Morut membuka kerja sama pendidikan, pengembangan SDM, dan riset terapan bersama perguruan tinggi dan industri strategis. (***)