RADAR PALU – Selain melantik dan mengambil sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Fungsional, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid juga mengambil sumpah dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 3.230 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Prosesi tersebut berlangsung di Lapangan Pogombo, Rabu (31/12/2025), dan menjadi momentum penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam membangun birokrasi yang disiplin, profesional, dan berkeadilan.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan penegasan khusus kepada PPPK paruh waktu terkait masa perjanjian kerja yang hanya berlangsung selama satu tahun. Ia menekankan bahwa selama masa tersebut, kinerja PPPK akan dievaluasi secara serius oleh pimpinan masing-masing.
“Khusus kepada PPPK paruh waktu, saya sampaikan dengan tegas namun penuh harapan. Masa perjanjian saudara hanya satu tahun. Selama satu tahun itu, saudara akan dievaluasi secara serius,” ujar Anwar.
Anwar menegaskan, PPPK yang tidak menunjukkan disiplin kerja, malas, atau hanya hadir saat ingin menerima honor, tidak akan mendapatkan perpanjangan kontrak.
“Yang tidak disiplin, yang malas, yang hanya datang saat ingin menerima honor, mohon maaf, kontraknya tidak akan diperpanjang. Di luar sana masih ada lebih dari seribu orang yang menunggu kesempatan yang sama,” tegasnya.
Meski demikian, Anwar menekankan penilaian kinerja ke depan tidak hanya berlaku bagi pegawai. Para pimpinan juga akan dinilai oleh bawahan sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim kerja yang adil dan profesional di lingkungan birokrasi.
“Ke depan bukan hanya pegawai yang dinilai, tetapi pimpinan juga akan dinilai oleh bawahan. Ini penting agar keadilan dan profesionalisme benar-benar berjalan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat dan PPPK yang menerima amanah. Ia mengingatkan bahwa tidak ada jabatan yang lebih tinggi atau lebih rendah jika dijalankan dengan niat pengabdian.
“Jalankan tugas dengan sungguh-sungguh. Jangan pernah merasa jabatan tertentu lebih rendah atau lebih tinggi. Semua jabatan adalah mulia jika dijalankan dengan niat pengabdian,” ucap Anwar.
Ia pun mengajak seluruh aparatur untuk bersama-sama membangun Sulawesi Tengah melalui kerja nyata, hati yang bersih, dan semangat kebersamaan.***
Editor : Muhammad Awaludin