RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Seminar Akhir Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah (PID) Tahun 2025, Kamis (04/12/2025).
Seminar ini menghadirkan berbagai pihak yang selama ini berada di garis depan menjaga kestabilan harga, sekaligus membangun harapan baru bagi masyarakat agar tekanan inflasi tidak lagi menjadi beban yang terus menghantui.
Acara yang berlangsung di aula Kantor Bupati Sigi itu dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sigi, H. Nuim Hayat,Kepala BPS Sigi, Siswadi,akademisi Universitas Tadulako, Prof. Dr. Patatope; serta para OPD terkait.
Semua pihak berkumpul dalam satu ruang, membahas langkah-langkah strategis yang diharapkan mampu menjawab keresahan masyarakat.
Sekda Nuim Hayat dalam sambutannya menegaskan bahwa inflasi bukan sekadar isu ekonomi, melainkan persoalan kehidupan sehari-hari.
Kenaikan harga bahan pokok, ujarnya, sering kali menjadi beban psikologis bagi banyak keluarga yang pendapatannya tidak menentu.
"Inflasi ini menyentuh kehidupan paling dasar. Roadmap PID harus menjadi pedoman yang jelas agar kebijakan pengendalian inflasi berjalan efektif dan terkoordinasi," tegasnya.
Kepala BPS Sigi, Siswadi, menyampaikan bahwa fluktuasi harga yang tidak stabil kerap membuat masyarakat terutama di pedesaan harus mengatur ulang pola belanja hariannya.
Ia menilai roadmap ini penting untuk menciptakan ketahanan ekonomi yang lebih kuat, bukan hanya bagi pemerintah, tetapi bagi setiap keluarga di Sigi.
"Dengan roadmap ini, kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok dapat dikendalikan dengan lebih baik sehingga kehidupan masyarakat menjadi lebih tenang," ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, Prof. Dr. Patatope menjelaskan strategi teknis pengendalian inflasi, termasuk pentingnya koordinasi antarlembaga serta peran masyarakat.
Ia menekankan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya soal kebijakan, tetapi juga partisipasi publik mulai dari pola konsumsi hingga kesiapsiagaan pelaku usaha lokal.
Seminar ini tidak hanya menjadi ajang diskusi teknis, tetapi juga ruang harapan.
Pemerintah ingin memastikan bahwa hasilnya kelak dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dari pedagang pasar hingga ibu rumah tangga yang setiap hari bergantung pada stabilitas harga untuk menjalankan aktivitas hidup mereka.
Dengan tersusunnya roadmap ini, Pemkab Sigi berharap kebijakan pengendalian inflasi tahun 2025 tidak hanya menjadi dokumen, tetapi menjadi langkah nyata untuk membuat kehidupan warga lebih ringan dan masa depan ekonomi daerah lebih stabil.(gel)
Editor : Muchsin Siradjudin