RADAR PALU — Tak perlu lagi ke luar daerah. Warga Sulawesi Tengah kini bisa mendapatkan layanan bedah jantung terbuka langsung di RSUD Undata Palu.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sejarah baru dengan keberhasilan pelaksanaan operasi bypass jantung terbuka pertama di wilayahnya. Sebanyak dua pasien menjadi yang pertama merasakan manfaat langsung dari kebijakan layanan kesehatan berbasis lokal.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menegaskan bahwa program Berani Sehat bukan slogan semata. Pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh peralatan modern dan tenaga medis pendukung agar rumah sakit di Palu mampu menangani kasus kompleks, termasuk penyakit jantung.
“Warga cukup bawa KTP Sulteng. Kalau BPJS tidak tanggung, Pemprov yang ambil alih. Ini hak semua masyarakat,” ujar Reny tegas.
Tak hanya menghadirkan layanan, Pemprov juga siap membiayai pendidikan dokter spesialis asal Sulteng, dengan syarat tidak boleh pindah ke luar daerah.
Kehadiran Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjadi penanda pentingnya langkah ini secara nasional. Menkes menyebut, Sulteng kini sejajar dengan 26 provinsi lain yang sudah bisa menangani operasi bypass jantung secara mandiri.
Penandatanganan kerja sama antara RSUD Undata dengan RS Harapan Kita dan RS Wahidin Sudirohusodo menegaskan kesiapan Palu sebagai simpul layanan jantung kawasan timur.
Transformasi layanan spesialistik ini menjadi simbol bahwa kemandirian daerah dalam bidang kesehatan bukan lagi mimpi.***
Editor : Muhammad Awaludin