Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Joan Mir dan Luca Marini Belajar Tari Kecak hingga Ogoh-ogoh di Bali

Muhammad Awaludin • Rabu, 4 Maret 2026 | 16:30 WIB

Pebalap MotoGP Joan Mir dan Luca Marini belajar Tari Kecak dan melihat pembuatan Ogoh-ogoh saat kunjungan ke Bali bersama komunitas Honda.
Pebalap MotoGP Joan Mir dan Luca Marini belajar Tari Kecak dan melihat pembuatan Ogoh-ogoh saat kunjungan ke Bali bersama komunitas Honda.

RADAR PALU - Pasca balapan di Thailand, dua pebalap MotoGP dari tim Honda HRC Castrol, yakni Joan Mir dan Luca Marini, memilih menghabiskan waktu di Bali. Selama 2-3 Maret 2026, keduanya tak sekadar berlibur, tetapi menyapa komunitas sepeda motor Honda sekaligus belajar seni budaya khas Pulau Dewata.

Kunjungan ini semakin meriah dengan hadirnya para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang turut mendampingi sebelum keduanya bertolak ke putaran kedua Grand Prix (GP) Brasil pada 15 Maret mendatang. 

 

 

 

Di hari pertama (2/3), Mir dan Marini membaur dengan masyarakat untuk mempelajari Tari Kecak. Bersama sekitar 30 penari, keduanya larut dalam teriakan “cak” yang berpadu dengan irama gamelan khas Bali. 

Momen tersebut menjadi pengalaman intim antara pebalap kelas dunia dengan seniman lokal.

“Saya sangat menikmati momen di sini di tengah menjalani MotoGP. Saya sangat menyukai budayanya, tariannya menarik, orang-orangnya baik,” ujar Joan Mir, juara dunia GP 2020.

Keseruan berlanjut pada hari kedua (3/3). Menjelang perayaan Nyepi, Mir dan Marini menyaksikan langsung proses pembuatan Ogoh-ogoh di Banjar Kaja Sesetan. Didampingi pebalap AHRT seperti Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens, dan M Badly Ayatullah, keduanya terkesima melihat detail patung raksasa tersebut.

Tak hanya menyaksikan, Mir dan Marini juga ikut membantu proses penyempurnaan Ogoh-ogoh bersama para seniman setempat. 

Di sela kunjungan, pebalap AHRT juga menyerahkan paket sembako kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadan di wilayah Kampung Jawa.

Agenda kebersamaan di Bali ditutup dengan interaksi bersama 100 bikers dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Honda Community Bali. Para pebalap menikmati permainan seru dan sesi kebersamaan yang berlangsung hangat.

Luca Marini mengaku terkesan dengan pengalaman tersebut.

“Fantastis dengan tradisi yang mereka miliki di Bali dan mereka menjelaskan secara detail atas karya yang mereka buat, ditambah keseruan dengan para bikers. Terima kasih sudah menjamu kami dengan luar biasa,” katanya.

Marketing Direktur PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi, menyebut kehadiran pebalap Honda HRC Castrol di Bali menjadi simbol harmoni antara dunia balap dan komunitas.

“Kehadiran pebalap Honda HRC Castrol yang berinteraksi langsung dengan bikers Honda menggambarkan harmoni, kekompakan, dan kebersamaan. Kami harap ini menjadi koneksi kuat dalam mengobarkan semangat berprestasi di berbagai level kompetisi,” ujarnya.

Kunjungan singkat ini bukan hanya mempererat hubungan pebalap dengan penggemar di Indonesia, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Bali di mata dunia balap internasional.***

Editor : Muhammad Awaludin
#MotoGP 2026 #Honda HRC Castrol #komunitas Honda Bali #Radar Palu #Joan Mir Bali #Luca Marini Bali