Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Sarifuddin Sudding: Tantangan Ekonomi Global Jadi Alasan Nilai Pancasila Harus Terus Diamalkan

MOH FATHAHILA • Kamis, 2 Juli 2026 | 16:50 WIB
Anggota MPR RI, Sarifuddin Sudding, menyampaikan materi sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat dalam Dialog Kebangsaan di Kota Palu, Rabu (2/7/2026). FOTO: Moh Fathahila/Radar Palu
Anggota MPR RI, Sarifuddin Sudding, menyampaikan materi sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat dalam Dialog Kebangsaan di Kota Palu, Rabu (2/7/2026). FOTO: Moh Fathahila/Radar Palu

 

RADAR PALU – Anggota MPR RI, Sarifuddin Sudding, mengajak masyarakat Sulawesi Tengah memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi menjaga persatuan di tengah tantangan ekonomi dan dinamika geopolitik global.

Pesan itu disampaikan Sarifuddin saat menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Palu, Rabu (2/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala, yang terdiri atas tokoh agama, masyarakat adat, mahasiswa, hingga unsur masyarakat umum.

Menurut Sarifuddin, sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan agenda untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga: Anwar Hafid Buka Ruang Pengawasan Publik, Proyek APBD Sulteng Diminta Bebas Penyimpangan

"Kegiatan Dialog Kebangsaan ini merupakan agenda MPR RI. Saya mendapat tugas melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala," ujarnya.

Ia menegaskan, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan harus diikuti dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi perekat masyarakat untuk menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan bangsa.

"Kita semua memahami bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, implementasinya harus terus ditingkatkan agar kerukunan antarwarga tetap terpelihara dengan baik," katanya.

Baca Juga: Banggar DPRD Kota Palu Soroti Dugaan Pungutan di Sekolah, Disdikbud Tegaskan Sekolah Negeri Gratis

Sarifuddin juga menyinggung kondisi ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. Menurutnya, tekanan ekonomi tidak hanya dipengaruhi faktor dalam negeri, tetapi juga perkembangan geopolitik dunia yang berdampak pada banyak negara, termasuk Indonesia.

Karena itu, ia menilai semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan harus terus dijaga agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut.

"Persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat saat ini juga dipengaruhi kondisi geopolitik global. Dampaknya tidak hanya dirasakan Indonesia, tetapi juga banyak negara lain. Karena itu, persatuan bangsa harus terus kita jaga," ujarnya.

Selama dialog berlangsung, peserta aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sarifuddin berharap kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa.

"Antusiasme peserta sangat baik. Mudah-mudahan nilai-nilai Pancasila yang kita sosialisasikan hari ini dapat diinternalisasikan dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," pungkasnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Empat Pilar MPR RI #Dialog Kebangsaan #sarifuddin sudding #sulawesi tengah #pancasila