Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Air Mata di Balik Medali, Siswa SDN 24 Palu Borong Juara

Ade Safitri • Senin, 27 April 2026 | 21:37 WIB

 

Caption Foto: Nofriana A. Duma’ari mendampingi siswa SDN 24 Palu saat latihan intensif menuju lomba tingkat Kota Palu, Senin (27/4/2026). (Istimewa)
Caption Foto: Nofriana A. Duma’ari mendampingi siswa SDN 24 Palu saat latihan intensif menuju lomba tingkat Kota Palu, Senin (27/4/2026). (Istimewa)

RADAR PALU – Air mata dan lelah terbayar lunas. Siswa SDN 24 Palu mencuri perhatian setelah menyapu tiga gelar juara dalam lomba tingkat kecamatan dan melaju ke level kota, Senin (27/4/2026).

Prestasi itu bukan sekadar angka. Mereka berhasil meraih Juara 1 Pencak Silat, serta Juara 2 Tari Kreasi dan Juara 2 Senam Lantai. Di balik capaian tersebut, tersimpan cerita latihan panjang yang tidak mudah, bahkan penuh tangis.

Pembina seni tari, Nofriana A. Duma’ari, mengungkapkan, sebagian besar siswa masih pemula saat pertama kali dibina. Proses adaptasi fisik menjadi tantangan terbesar.

Baca Juga: Sampai Menangis! Perjuangan Siswa SDN 24 Palu Sabet Juara Seni dan Silat

“Latihannya berat. Saat olah tubuh, mereka sampai menangis,” ujar Nofriana A. Duma’ari.

Persiapan dilakukan sejak Agustus tahun lalu. Untuk cabang tari dan senam lantai, siswa harus melewati fase dasar berupa olah tubuh selama tiga bulan sebelum masuk ke materi inti gerakan.

Menurut Nofriana, beban latihan cukup terasa karena peserta masih duduk di kelas 4 dan 5 SD. Namun, semangat mereka justru menjadi kekuatan utama. 

Baca Juga: Unik! Siswa SDN 24 Palu Sedekah Rp500 Tiap Jumat, Bisa Beli Karpet Salat

“Capek itu pasti, tapi tidak ada yang mau mundur. Semangat mereka luar biasa,” katanya.

Sekolah pun menerapkan strategi kolaboratif. Selain menghadirkan pelatih dari luar, pembiayaan dilakukan melalui dana BOS secara terbuka, termasuk untuk kostum dan pelatihan. Siswa yang mengikuti latihan intensif juga mendapat dispensasi akademik.

“Kami koordinasi dengan wali kelas. Tugas mereka dikurangi agar tidak kelelahan. Bahkan kalau latihan siang, paginya bisa istirahat dulu,” jelasnya. 

Dukungan orang tua ikut memperkuat perjuangan siswa. Mulai dari antar-jemput hingga kebutuhan perlengkapan, keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi latihan.

Nofriana berharap pencapaian ini menjadi titik awal bagi siswa untuk terus mengembangkan bakat mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ini baru langkah awal. Talenta mereka sudah terlihat, tinggal bagaimana terus diasah ke depan,” pungkasnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
#FLS2N Palu #Pencak Silat Sulawesi Tengah #SDN 24 Palu #Pendidikan Palu #Prestasi Siswa Palu