RADAR PALU – Siapa bilang teknologi hanya milik sekolah swasta mahal? SDN 5 Palu membuktikan diri mampu menjadi 'Sekolah Rujukan Google' di tengah keterbatasan. Meski dipimpin kepala sekolah yang tinggal menghitung bulan menuju masa pensiun, semangat digitalisasi di sekolah ini justru "meledak".
Asira Husain, sang nahkoda, mengaku harus menjadi contoh nyata bagi para guru. Ia sendiri kini sudah mengantongi sertifikat Google Master Training Level 2, Senin (27/4/2026).
"Saya sendiri berubah dulu. Kalau Kepala Sekolah cuma bicara tanpa tindakan, guru tidak akan terinspirasi. Padahal saya 5 bulan lagi pensiun," buka Asira.
Baca Juga: SDN 5 Palu Hapus Tes Calistung, Seleksi Murid Baru Kini Fokus Usia
Kunci suksesnya ada pada kolaborasi. Sekolah mewajibkan komunitas belajar setiap hari Kamis. Di sana, guru saling berbagi kendala dan solusi terkait pembelajaran digital.
Tak tanggung-tanggung, 100 persen akun belajar ID di SDN 5 Palu sudah aktif, baik untuk guru maupun siswa. Mereka juga memanfaatkan bantuan Chromebook dan papan tulis digital interaktif.
"Sekarang guru wajib belajar sendiri di platform Ruang GTK. Kami juga sering undang duta teknologi dari luar untuk workshop internal," tambahnya.
Baca Juga: Digitalisasi Jadi Andalan SDN 5 Palu Tingkatkan Mutu Pendidikan
Dampaknya terasa nyata. Siswa jadi lebih termotivasi saat belajar matematika atau bahasa melalui papan interaktif. Bahkan, digitalisasi ini membantu siswa berkebutuhan khusus untuk lebih cepat menangkap pelajaran.
Bagi Asira, berhenti belajar adalah awal dari ketertinggalan. "Dunia pendidikan terus berkembang, kalau kita berhenti belajar, ilmu kita tidak akan relevan lagi," tutupnya.***
Editor : Muhammad Awaludin