Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

PAD Sulteng Ditarget Rp2,65 Triliun pada 2027, Pemprov Ajukan KUA-PPAS ke DPRD

Annisa Wibdy • Rabu, 15 Juli 2026 | 18:22 WIB
Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah, Novalina, menyampaikan pidato pengantar Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 mewakili Gubernur Sulawesi Tengah dalam Rapat Paripurna DPRD Sulteng, Rabu (15/7). (Annisa Wibdy/Radar Palu)
Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah, Novalina, menyampaikan pidato pengantar Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 mewakili Gubernur Sulawesi Tengah dalam Rapat Paripurna DPRD Sulteng, Rabu (15/7). (Annisa Wibdy/Radar Palu)

RADAR PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai menyusun arah kebijakan fiskal tahun depan dengan mengajukan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD Sulawesi Tengah.

Dalam dokumen yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD, Rabu (15/7/2026), pemerintah menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp2,655 triliun, sementara total pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp4,947 triliun.

Rancangan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah, Novalina, yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. 

Baca Juga: Pansus DPRD Kota Palu Soroti Retribusi OPD Tak Capai Target, Minta Evaluasi Potensi PAD

Sebelum membacakan pidato gubernur, Novalina menyampaikan permohonan maaf karena gubernur dan wakil gubernur tidak dapat menghadiri rapat paripurna lantaran mengikuti agenda koordinasi di Kabupaten Morowali.

"Kami menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur yang tidak dapat hadir karena pada saat bersamaan mengikuti rapat koordinasi di Kabupaten Morowali. Ke depan kami berharap agenda bersama DPRD dapat dijadwalkan minimal empat hari hingga satu minggu sebelumnya agar dapat masuk dalam agenda kepala daerah," katanya.

Novalina menjelaskan, penyusunan KUA-PPAS 2027 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Dokumen tersebut menjadi dasar penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027. 

Baca Juga: Bunda Wiwik Apresiasi Pemprov Sulteng Raih WTP ke-13 Berturut-turut, Dorong Peningkatan PAD

Menurutnya, arah kebijakan anggaran disusun dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah, kondisi ekonomi makro, laju inflasi, serta prioritas pembangunan yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Selain memaparkan target fiskal, pemerintah juga menyampaikan sejumlah indikator ekonomi yang menjadi dasar penyusunan anggaran.

Pada triwulan I 2026, ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh 8,32 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut ditopang sektor industri pengolahan, aktivitas ekspor, dan konsumsi rumah tangga.

Ekspor tercatat meningkat 15,09 persen, sedangkan konsumsi rumah tangga tumbuh 13,45 persen. Indeks Keyakinan Konsumen juga berada di level 135,19, yang mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi daerah.

Pemerintah juga mencatat angka kemiskinan turun menjadi 10,52 persen atau sekitar 345,38 ribu jiwa. Sementara tingkat pengangguran terbuka berada pada angka 2,95 persen.

Di sektor perdagangan, ekspor nonmigas terus mengalami peningkatan. Salah satu komoditas yang mencatat perkembangan signifikan ialah durian dengan volume ekspor sekitar 4.000 ton ke Tiongkok selama Januari hingga April 2026. 

Total nilai ekspor Sulawesi Tengah pada triwulan I 2026 mencapai 4,035 miliar dolar Amerika Serikat, yang masih didominasi komoditas besi, baja, dan nikel.

Dalam rancangan APBD 2027, belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp4,947 triliun. Alokasi tersebut terdiri atas belanja operasi sebesar Rp3,898 triliun, belanja modal Rp411,5 miliar, belanja tidak terduga Rp20 miliar, dan belanja transfer Rp618 miliar.

Pemprov Sulawesi Tengah berharap pembahasan KUA-PPAS bersama DPRD dapat berlangsung sesuai jadwal sehingga penyusunan RAPBD 2027 dapat diselesaikan tepat waktu serta mampu mendukung target pembangunan daerah tahun depan.***

Editor : Muhammad Awaludin
KUA PPAS 2027 APBD Sulteng 2027 DPRD Sulteng PAD Sulteng novalina