RADARPALU – Chelsea kembali terpuruk di Premier League. Kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion di Stadion Amex membuat pelatih Liam Rosenior angkat bicara dengan nada keras.
Dalam pernyataannya usai laga, Rosenior secara terbuka menyebut penampilan timnya sebagai sesuatu yang “tidak dapat diterima”.
Kekalahan ini sekaligus menjadi yang kelima secara beruntun bagi The Blues tanpa mampu mencetak satu gol pun.
Baca Juga: Chelsea Dibantai Brighton Tanpa Balas
Gol cepat Brighton pada menit awal langsung mengubah jalannya pertandingan. Chelsea gagal merespons dengan baik, bahkan terlihat kalah dalam banyak aspek permainan.
Brighton kemudian menambah dua gol lagi, masing-masing di awal babak kedua dan masa injury time.
Rosenior menyoroti lemahnya duel fisik dan minimnya determinasi pemain di lapangan. Ia mengungkapkan timnya kalah hingga 80 persen dalam duel dan nyaris tidak memenangkan bola udara.
Baca Juga: Prof. Sembiring: Defian Qory Afiliasi Mafia Pangan, Mengaku Staf Bappenas
“Dalam hal dasar, dalam kebanggaan mengenakan seragam ini, itu tidak bisa diterima,” tegas Rosenior.
Ia juga mengakui bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut, namun meminta para pemain untuk melakukan introspeksi.
“Saya selalu membela pemain, dan saya bertanggung jawab. Tapi setelah pertandingan ini, para pemain juga harus bercermin atas apa yang mereka tampilkan,” lanjutnya.
Menurutnya, performa kontra Brighton sangat kontras dibanding saat melawan Manchester United beberapa hari sebelumnya, di mana Chelsea tetap menunjukkan komitmen meski kalah.
Rosenior juga memahami kekecewaan suporter yang kian memuncak. Ia berjanji akan bekerja keras bersama tim pelatih dan pemain untuk memperbaiki situasi, terutama jelang laga penting semifinal Piala FA melawan Leeds United akhir pekan ini.
“Saya mengerti kenapa fans frustrasi. Saya juga frustrasi. Kami harus bekerja 24 jam untuk memperbaiki ini dan memastikan kami siap menghadapi pertandingan besar berikutnya,” ujarnya.
Baca Juga: APBD Banggai 2025 Defisit, Ketergantungan Transfer Jadi Sorotan
Laga semifinal Piala FA menjadi momentum krusial bagi Chelsea untuk bangkit dan menyelamatkan musim yang kian memburuk.(*)
Editor : Mugni Supardi