Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Debut Pelatih Wanita Pertama Union Berlin Kalah di Kandang Sendiri

Mugni Supardi • Minggu, 19 April 2026 | 11:58 WIB
Pelatih Union Berlin, Marie-Louise Eta.(fc-union-berlin.de)
Pelatih Union Berlin, Marie-Louise Eta.(fc-union-berlin.de)

 

RADARPALU – FC Union Berlin harus mengakui keunggulan VfL Wolfsburg dengan skor 1-2 dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (18/4/2026).

Meski tampil dominan, tim tuan rumah gagal memaksimalkan peluang dalam laga yang juga mencatat sejarah dengan debut pelatih wanita pertama di Bundesliga bahkan di lima liga top eropa, Marie-Louise Eta.

Wolfsburg membuka keunggulan cepat melalui Patrick Wimmer pada menit ke-11 lewat sepakan indah menggunakan punggung kaki yang tak mampu dibendung kiper Union.

Baca Juga: Kualitas Udara Palu 18 April 2026 Memburuk, PM2.5 Masuk Kategori Tidak Sehat

Tertinggal satu gol, Union langsung merespons dengan menciptakan sejumlah peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap 0-1 hingga jeda.

Alih-alih bangkit, Union justru kembali kebobolan di awal babak kedua. Baru berjalan satu menit, Dzenan Pejcinovic menggandakan keunggulan Wolfsburg lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Tim asuhan Marie-Louise Eta tak menyerah. Union terus menekan dan mendominasi jalannya pertandingan. Sejumlah peluang emas tercipta, termasuk tembakan yang membentur tiang gawang dan penyelamatan gemilang kiper Wolfsburg, Kamil Grabara.

Baca Juga: Perajin Tenun Donggala Ramaikan HUT Sulteng, Tawarkan Harga Promosi

Gol yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-86 melalui Oliver Burke, yang memanfaatkan umpan terobosan untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, Union gagal mencetak gol penyeimbang.

Secara statistik, Union tampil dominan dengan 26 percobaan tembakan berbanding hanya lima milik Wolfsburg. Namun efektivitas menjadi pembeda utama dalam laga ini.

Kapten Union Berlin, Christopher Trimmel, mengakui timnya kurang maksimal dalam bertahan. “Kami kebobolan dua gol dengan cara yang terlalu mudah. Itu harus kami perbaiki,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Marie-Louise Eta mengaku kecewa dengan hasil akhir, meski mengapresiasi performa timnya.

“Kami menciptakan banyak peluang, tapi selalu ada hal kecil yang menghalangi untuk mencetak gol. Hasil ini tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan,” katanya.

Meski kalah, laga ini tetap menjadi momen bersejarah bagi Bundesliga dengan kehadiran Eta sebagai pelatih wanita pertama yang memimpin tim di kompetisi kasta tertinggi Jerman.

Baca Juga: Bulog Sulteng Imbau Masyarakat Beli Minyak Goreng di Pengecer Resmi

Union Berlin kini harus segera bangkit, mengingat mereka masih berjuang menjauh dari zona degradasi. Selanjutnya, mereka akan menghadapi RB Leipzig pada laga tandang pekan depan.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Bundesliga #Union Berlin vs Wolfsburg #Marie-Louise Eta #pelatih wanita Bundesliga #Wolfsburg