RADAR PALU— Menjelang Hari Raya Iduladha dan periode libur panjang Mei 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat distribusi sekaligus menambah suplai LPG subsidi 3 kilogram di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat, terutama di Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, dan Kabupaten Kolaka.
Sales Branch Manager Sultra IV Gas Pertamina Patra Niaga, Yudhistira, mengatakan peningkatan kebutuhan LPG subsidi terjadi seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha kecil menjelang hari besar keagamaan serta masa libur panjang.
Menurutnya, Pertamina bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, agen LPG, hingga stakeholder terkait terus melakukan koordinasi dan pengawasan distribusi guna memastikan pasokan tetap aman di tingkat masyarakat.
Baca Juga: LPG 3 Kg di Kota Palu Dipastikan Aman, Pertamina Salurkan 251 Ribu Tabung ke 948 Pangkalan
“Kami bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, agen LPG, serta stakeholder terkait terus melakukan koordinasi, monitoring, dan pengecekan di pangkalan untuk memastikan stok tersedia serta penyaluran berjalan sesuai ketentuan,” ujar Yudhistira, Minggu (25/5/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina juga menyalurkan tambahan fakultatif LPG 3 kilogram menjelang Iduladha.
Selain itu, pasar murah digelar di sejumlah titik guna membantu masyarakat memperoleh LPG subsidi melalui jalur distribusi resmi dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Baca Juga: LPG 3 Kg Dijual di Atas HET, Satgas Palu Siapkan Sanksi hingga Pemutusan Usaha Bagi Pangkalan Nakal
Penguatan distribusi ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga, terutama di tengah meningkatnya mobilitas dan konsumsi masyarakat selama momentum libur panjang dan perayaan keagamaan.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat membeli LPG subsidi langsung di pangkalan resmi Pertamina agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Harga yang beredar di tingkat pengecer bukan merupakan bagian dari rantai distribusi resmi Pertamina. Karena itu masyarakat disarankan membeli langsung di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan,” kata Lilik.
Baca Juga: Satgas LPG Palu Pantau Kenaikan Harga Gas Non Subsidi, Akui Dampak Konflik Timur Tengah
Pertamina memastikan pengawasan distribusi LPG subsidi akan terus diperketat selama periode Iduladha 2026 guna menjaga ketersediaan energi masyarakat sekaligus memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran. ***
Editor : Talib