RADAR PALU - Anak-anak ini tak punya punya pilihan lain. Demi sampai ke sekolah, mereka menyeberangi sungai deras menggunakan sling—keranjang besi yang digantung dengan tali.
Video momen tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @mona_muzura. Publik langsung bereaksi.
Dalam video, sejumlah siswa berseragam duduk di dalam keranjang besi. Sling ditarik perlahan melintasi sungai berarus kuat, tanpa pengaman memadai.
Baca Juga: Prediksi Barcelona Vs Celta Vigo: Tim Tamu Punya Rekor Tandang Sempurna
5 Bulan Berlalu, Akses Masih Seadanya
Keterangan dalam unggahan menyebut kondisi itu terjadi setelah bencana. Namun hingga kini, warga masih mengandalkan alat sederhana untuk menyeberang.
“5 bulan bencana berlalu, tetapi sampai saat ini warga masih menggunakan sling untuk alat penyeberangan,” tulis @mona_muzura.
Dari penelusuran komentar netizen, lokasi diperkirakan berada di salah satu wilayah di Provinsi Aceh. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Demi Sekolah, Risiko Dihadapi Setiap Hari
Pemandangan ini bukan sekadar viral. Ini rutinitas.
Dengan seragam putih dan jilbab, para siswa tampak tenang meski berada di atas sungai deras. Tidak ada pelampung, tidak ada standar keselamatan.
Hanya tali, katrol, dan harapan.
Warganet Terharu, Pemerintah Didorong Bergerak
Respons publik membanjiri kolom komentar. Banyak yang tersentuh melihat perjuangan anak-anak tersebut.
“Ya Allah semoga kelak kalian jadi anak-anak yang sukses,” tulis salah satu netizen.
Desakan pun muncul agar pemerintah segera menghadirkan jembatan layak. Akses pendidikan dinilai tak boleh bergantung pada fasilitas darurat.
Ketimpangan Infrastruktur Kembali Terlihat
Kasus ini memperlihatkan bahwa pemulihan pascabencana belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan dasar warga.
Akses aman menuju sekolah masih jadi persoalan. Video ini viral, tapi bagi mereka, ini kenyataan sehari-hari.***
Editor : Muhammad Awaludin