Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga CPMU dan Analis Surveilans Influenza untuk Proyek CARE-I

Agung Sumandjaya • Minggu, 19 April 2026 | 20:08 WIB
REKRUTMEN: Kemenkes membuka rekrutmen tenaga CPMU dan analis surveilans influenza untuk memperkuat kesiapsiagaan pandemi melalui proyek CARE-I.
REKRUTMEN: Kemenkes membuka rekrutmen tenaga CPMU dan analis surveilans influenza untuk memperkuat kesiapsiagaan pandemi melalui proyek CARE-I.

RADAR PALU – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit membuka rekrutmen tenaga Coordinating Project Management Unit (CPMU) dan Data Analis Logistik Surveilans Influenza dalam rangka mendukung pelaksanaan proyek hibah Collaborative Approach for Resilient Surveillance and Pandemic Preparedness in Indonesia (CARE-I).

Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, dr. Andi Saguni, MA, menyampaikan bahwa rekrutmen ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas pelaksanaan proyek strategis nasional di bidang surveilans kesehatan dan kesiapsiagaan pandemi.

“Proyek CARE-I merupakan upaya penting dalam meningkatkan kemampuan deteksi dini, respons cepat, serta pengendalian ancaman penyakit menular yang berpotensi menjadi wabah maupun pandemi,” ujarnya dalam pengumuman resmi.

Baca Juga: Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik Lewat Kemudahan Pembayaran Pajak

Dalam pengumuman tersebut, Kemenkes membuka sejumlah formasi, antara lain Planning and Monitoring & Evaluation Manager, Financial Manager, Planning Officer, Procurement Officer, hingga IT Officer dan Data Analis Logistik Surveilans Influenza. Total kebutuhan tenaga mencakup berbagai posisi strategis yang akan ditempatkan di unit CPMU.

Selain kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja yang spesifik di masing-masing bidang, pelamar juga diharuskan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mampu bekerja dalam tim, serta menguasai bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Kemenkes dan dibuka pada 17 hingga 20 April 2026. Seleksi akan berlangsung dalam beberapa tahap, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi untuk formasi tertentu, hingga wawancara.

Baca Juga: Puluhan Aduan Pelayanan Publik Diterima Ombudsman di Sulteng Expo, Dari Pungli hingga Persoalan Agraria

Lebih lanjut, dr. Andi Saguni menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi.

“Apabila ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, segera laporkan kepada panitia atau aparat penegak hukum,” tegasnya.

Sebagai informasi, proyek CARE-I merupakan program yang didanai oleh Pandemic Fund dengan dukungan dari Bank Dunia sebagai implementing entity, serta organisasi internasional seperti WHO dan FAO. Proyek ini melibatkan berbagai kementerian dan lembaga dengan pendekatan One Health, yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Baca Juga: Aktivitasnya Masih Tinggi, Gempa Susulan M7,6 Maluku Utara Capai 1.746 Kali

Melalui rekrutmen ini, pemerintah berharap pelaksanaan proyek CARE-I dapat berjalan optimal dan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional menghadapi potensi pandemi di masa depan. (*)

Editor : Agung Sumandjaya
#proyek hibah #influenza #Kemenkes #rekrutmen