RADAR PALU - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memprediksi skor Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP 2026 tak jauh berbeda dengan capaian SMA yang rendah. Hal itu dilansir dari Jawa Pos, berdasarkan pernyataannya di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Sinyal ini muncul dari hasil sementara pelaksanaan TKA SMP yang mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.
Mu’ti menyebut pola nilainya serupa dengan TKA SMA sebelumnya, terutama pada mata pelajaran matematika.
“Dan ternyata hasil TKA kita… tidak jauh-jauh beda dengan yang tes SMA. Matematikanya akan segitu,” ujarnya.
Baca Juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Pantau Langsung TKA SMP di Tangerang Kerjakan dengan Jujur dan Gembira!
Sebagai gambaran, rata-rata nilai Matematika TKA SMA 2025/2026 hanya 36,10 dari skala 100. Sementara Bahasa Indonesia berada di angka 55,38.
Capaian ini sejalan dengan hasil PISA 2022 yang menempatkan Indonesia masih di bawah rata-rata negara OECD.
Mu’ti mengakui kondisi tersebut dipengaruhi learning loss dan learning poverty pascapandemi Covid-19.
Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan Baru TKA di Perbankan, Masa Kerja Maksimal 5 Tahun
Pemerintah mulai mendorong peningkatan literasi sejak dini sebagai langkah perbaikan.
Mu’ti menekankan bahan bacaan tidak harus selalu buku, tetapi juga bisa dari koran, majalah, atau media lain.
Selain itu, pemerintah menggandeng UNICEF, Tanoto Foundation, dan Gates Foundation untuk memperkuat kompetensi guru.
Program ini akan menyasar 500 sekolah dasar di enam daerah, dengan target 1.500 guru mendapat pendampingan berbasis asesmen siswa.
Upaya ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas pembelajaran dan meningkatkan capaian akademik siswa ke depan.***
Editor : Muhammad Awaludin