Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Novel Baswedan Desak Usut Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Muhammad Awaludin • Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:01 WIB

Novel Baswedan mendesak pemerintah mengusut tuntas kasus penyiraman air keras Andrie Yunus di Jakarta.
Novel Baswedan mendesak pemerintah mengusut tuntas kasus penyiraman air keras Andrie Yunus di Jakarta.

RADAR PALU - Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, Kamis (12/3) malam, mendapat sorotan mantan penyidik KPK, Novel Baswedan. Ia mendesak Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian serius agar kasus tersebut diusut hingga tuntas.

Serangan itu terjadi saat Andrie Yunus, Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Salemba. Ia disiram cairan oleh dua orang tak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motor. 

 

 

 

Novel Baswedan menyampaikan desakan itu dalam konferensi pers di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Jumat (13/3). Ia meminta pemerintah memberi dukungan penuh kepada kepolisian agar penyelidikan berjalan serius dan transparan.

“Saya mendesak Presiden untuk memberikan perhatian terhadap perkara ini dan memberikan dukungan kepada Polri agar penyelidikan dilakukan secara serius sehingga semua pelaku dapat diproses hukum dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya,” kata Novel.

Menurut Novel, pengungkapan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan. Ia menilai kemungkinan adanya pihak lain yang berada di balik serangan tersebut harus ikut diungkap. 

“Semua pihak yang terlibat harus dijangkau, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual di balik kejadian ini,” ujarnya.

Sementara itu, KontraS juga membeberkan kronologi kejadian yang menimpa Andrie Yunus. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.37 WIB ketika korban melintas di Jalan Salemba I.

Saat itu, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dari arah berlawanan. Mereka kemudian mendekati Andrie dan menyiramkan cairan di persimpangan Jalan Salemba I dan Jalan Talang.

Dari hasil penelusuran awal, kedua pelaku diketahui berjenis kelamin laki-laki. Pengendara motor disebut mengenakan kaus kombinasi putih dan biru, celana jeans, serta helm hitam.

Sedangkan orang yang dibonceng terlihat memakai penutup wajah hitam, kaus biru tua, dan celana panjang biru yang digulung hingga pendek. 

Di sisi lain, sejumlah pegiat HAM menilai kasus penyiraman air keras Andrie Yunus perlu mendapat perhatian serius karena menyasar aktivis yang selama ini aktif mengadvokasi isu pelanggaran hak asasi manusia.

Mereka berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap seluruh rangkaian peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya motif atau pihak yang mengatur serangan.

Kasus penyiraman air keras Andrie Yunus kini masih dalam proses penyelidikan. Publik menunggu langkah aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan terhadap aktivis KontraS tersebut.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Andrie Yunus #Radar Palu #Prabowo Subianto #novel baswedan #penyiraman air keras #kontras