Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Tempat Uji Kompetensi Antikorupsi Manoro Sulteng Diresmikan Gubernur, Akan Mencetak Banyak Penyuluh

Muksin Sirajuddin • Selasa, 8 Juli 2025 | 17:46 WIB

 

SERTIFIKAT : Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardian, menyerahkan sertifikat kepada Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid. (FOTO : MUCHSIN SIRADJUDIN/RADAR PALU).
SERTIFIKAT : Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardian, menyerahkan sertifikat kepada Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid. (FOTO : MUCHSIN SIRADJUDIN/RADAR PALU).

RADAR PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Dr. H. Anwar Hafid meresmikan Tempat Ujikompetensi Antikorupsi tipe Mandiri (TUK) Manoro Sulawesi Tengah, di Aula Sinergitas Lantai II kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (08/07/2025).

Peresmian itu disaksikan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wawan Wardian, Wakil Gubernur Sulteng dr Renny Lamadjido, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulteng, Novalina. Ketua DPRD Sulteng, H. Moh. Arus Abd Karim.

Selanjutnya, Koordinator Harian LSP KPK Sugiarto, para Rektor sejumlah perguruan tinggi, Wakil Bupati (Wabup) Sigi Dr. Samuel Yansen Pongi, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Buol Dadang Hanggi, pimpinan OPD Pemerintah Provinsi (Pemprov), dan para Penyuluh Anti Korupsi (Paksi) yang dilantik.

Pada kesempatan menyampaikan sambutannya, Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid mengapresiasi terwujudnya TUK Manoro Sulteng, yang dikawal dengan baik oleh Plt. Kepala Badan (Kaban) BPSDMD Sulteng Dr. Moh. Yasin Baculu.

“Ini luar biasa Plt Kaban BPSDMD Sulteng pak Yasin Baculu. Ini sebuah prestasi yang baik. Insya Allah dengan adanya TUK Manoro ini kita akan mencetak lebih banyak lagi para penyuluh antikorupsi, “ kata Gubernur H. Anwar Hafid.

“Saya tertarik, ungkapan kata bijak yang disampaikan Pak Kaban, “cerita menjadi bukti. Tetapi Bukti bisa menjadi cerita,” katanya mengutip. “Ini luar biasa, “ sebut Gubernur.

Dikatakan Gubernur, dengan adanya TUK Manoro, ini membuktikan sebuah kepercayaan yang diberikan oleh KPK kepada daerah kita. Harus dijaga dan dilaksanakan dengan baik. Sehingga Sulawesi Tengah akan menjadi basis penyuluh anti korupsi.

“Sehingga menjadikan Sulteng berintegritas, dan akan melahirkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas, “ serunya.

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardian, juga terkesan dengan upaya yang ditunjukan Kaban BPSDMD Sulteng Moh. Yasin Baculu, semoga cerita ini akan menjadi bukti, dan bukti yang sudah kita laksanakan hari ini akan menjadi cerita.

Baca Juga: Kota Palu Terus Masifkan Peningkatan Kapasitas Pustakawan, Raih 91,10 Poin IPLM

Dikatakan Wawan Wardian, seraya mengutip dasar hukum eksistensi lembaga KPK di Indonesia dalam melaksanakan tugas pemberantasan korupsi bukan hanya dilakukan oleh KPK sendiri, tetapi juga didukung oleh seluruh pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Karena itu Deputi berharap, bukti Sulteng menjadi yang terbaik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, harus ditunjukan bukti dan bisa menjadi contoh “menularkan” semangat pemberantasan korupsi kepada provinsi lain.

Wawan juga, menjelaskan tugas dan fungsi penyuluh antikorupsi (Paksi), yaitu sebagai orang yang melakukan pendidikan antikorupsi, terus bergerak untuk melakukan berbagai sosialisasi di tengah masyarakat kita.

Paksi bukan pelapor tetapi barisan pengembang peradaban. Mengajak, menyerukan, menggerakan, ASN berintegritas dan selalu berdoa semoga Sulteng berintegritas menuju Indonesia Emas.

“Syarat untuk menuju daerah Kabupaten dan Kota anti korupsi, minimal harus memiliki lima orang Paksi, “ ucapnya.

“Tugas Penyuluh itu tidak memberi laporan. Tetapi penyuluh hanya memberikan pendidikan dan sosialisasi. Itu tugas penyuluh antikorupsi. Sebaiknya yang melapor itu orang lain, “ cetus Deputi, memberi arahannya.

Sementara itu, Koordinator Harian LSP KPK, Sugianto, mengungkap, bahwa Sulawesi Tengah adalah provinsi pertama yang meresmikan tempat uji kompetensi antikorupsi, dengan mendirikan dan membentuk TUK Manoro Sulawesi Tengah. Tak lupa ia juga menyebut ini upaya tidak pernah lelah dari Kaban BPSDMD Sulteng Moh. Yasin Baculu.

Sedangkan, Plt Kaban BPSDMD Sulteng, Moh. Yasin Baculu menyebut upaya ini sudah dilakukan sebelumnya, secara masif dilakukan pada 2024 yang lalu. Di bulan Mei 2024, pihaknya sudah mengusulkan untuk membentuk TUK di Sulawesi Tengah.

“Akhirnya kita sudah memiliki TUK, bernama TUK Manoro. Semoga kita menghasilkan penyuluh anti korupsi yang andal di Sulawesi Tengah. Saat ini kita sudah memiliki 47 orang penyuluh antikorupsi, “ terang Yasin Baculu.(mch)



 

Editor : Muchsin Siradjudin
#Kantor BPSDMD #Gubernur Sulteng Resmikan #PAKSI #Badan Pemberdayaan SDM Daerah #TUK Antikorupsi #sulawesi tengah