Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemda Morowali  Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 

S
Penulis: Supriyono❯
IRUP: Dandim 1311 Morowali Letkol Inf Abraham S. Pandjaitan, bertindak sebagai irup peringatan Hari Lahir Pancasila.(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU)
IRUP: Dandim 1311 Morowali Letkol Inf Abraham S. Pandjaitan, bertindak sebagai irup peringatan Hari Lahir Pancasila.(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU)

Advertisement

RADAR PALU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, baru saja menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang dilaksanakan di halaman Kantor Kabupaten Morowali.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 1311 Morowali Letkol Inf Abraham S.Pandjaitan dan Komandan Upacara Kapten inf Alwi. 

Hadir pula dalam Upacara tersebut Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Morowali Ihwan Moh. Thaiyeb, Forkopimda dan hadirin  undangan, Selasa (2/6/2026).

Sementara itu, dalam  sambutannya  Kepala Badan Pembinaan Ideologi  Pancasila Republik Indonesia Yudian Wahyudi yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Dandim Morowali Letkol Inf Abraham S. Pandjaitan mengatakan.

Disampaikan, bahwa hari 1 juni 2026 , kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memeringati hari lahir hari ini Pancasila.

Advertisement

.Lebih dari sekedar seremoni  tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk  memastikan bahwa api Pancasila  tetap menyala dalam setiap jiwa setiap Insan Indonesia.

Tema yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila  Tahun 2026 adalah " Pancasila  Pemersatu  Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia ", sebuah pernyataan  tegas bahwa nilai-nilai  luhur Pancasila  tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian  juga me jadi jawaban terciptanya  perdamaian yang abadi.

Dikatakannya, Pancasila adalah "bintang penuntun" yang telah membuktikan ketangguhannya titik di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi rumah Indonesia tetap berdiri kokoh.

Sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih 17.000 pulau dan ratusan etnis dapat disatukan dalam satu ikatan bank kebangsaan. Pancasila adalah "jangkar moral" kita dalam menghadapi turbulensi Global mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah  dunia. Sesuai amanat pembukaan undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konsistional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.  

Advertisement

Artikel Terkait

Polres Morowali Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Polres Morowali Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Pancasila adalah ideologi yang harus kita aktualisasikan dalam setiap derap langkah pengabdian, Mari kita jaga komitmen kebangsaan.

Beasiswa Pemda Morowali 2026 Masih Dibuka, Ribuan Mahasiswa Sudah Terverifikasi untuk Kuliah

Beasiswa Pemda Morowali 2026 Masih Dibuka, Ribuan Mahasiswa Sudah Terverifikasi untuk Kuliah

Kadis Pendidikan Kabupaten Morowali, Arifin Lakane, mengingatkan seluruh mahasiswa asal Morowali agar tidak terlambat melakukan pendaftaran

Sengketa Tanah 8 Hektare dengan PT BTIIG di Morowali Belum Temui Titik Terang, Daeng Mapoji Minta Bantuan Gubernur Sulteng

Sengketa Tanah 8 Hektare dengan PT BTIIG di Morowali Belum Temui Titik Terang, Daeng Mapoji Minta Bantuan Gubernur Sulteng

Daeng Mapoji menuntut PT BTIIG mengganti rugi tanah 8 hektare di Morowali yang diklaim dikuasai tanpa jual beli.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer