Unazlam Akui Gaji Dosen Sempat Terlambat, Kini Sudah Dibayarkan

Wahono. • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 20:44 WIB
Pihak Universitas Abdul Azis Lamadjido (Unazlam) Palu saat menggelar konferensi pers terkait keterlambatan pembayaran gaji dosen di Palu. Foto : Wahono
Pihak Universitas Abdul Azis Lamadjido (Unazlam) Palu saat menggelar konferensi pers terkait keterlambatan pembayaran gaji dosen di Palu. Foto : Wahono

 

RADAR PALU – Universitas Abdul Azis Lamadjido (Unazlam) Palu memberikan klarifikasi terkait polemik pembayaran gaji dosen dan tenaga kependidikan yang sebelumnya disampaikan Aliansi Dosen dan Tenaga Kependidikan Unazlam.

Pihak universitas menegaskan, persoalan yang terjadi merupakan keterlambatan pembayaran, bukan gaji dosen yang tidak dibayarkan. Bahkan, pihak kampus menyebut tunggakan selama tiga bulan telah dibayarkan secara bertahap.

Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Panca Bhakti Sulawesi Tengah, Rusman Lamakasusa, mengatakan informasi mengenai rencana mogok mengajar tidak menggambarkan kondisi Unazlam secara keseluruhan.

Baca Juga: BPN dan Pemkab Morut Perkuat Kepastian Hukum Tanah

“Kami ingin menegaskan bahwa informasi yang berkembang selama ini mengenai Universitas Abdul Aziz Lamadjido, khususnya bahwa dosen akan mogok karena gaji tidak dibayarkan, tidak benar,” kata Rusman dalam konferensi pers di Kampus Unazlam, Rabu (23/9).

Menurut dia, petisi yang disampaikan sejumlah dosen sebelumnya memuat kesepakatan untuk memberikan waktu tujuh hari kepada pihak universitas menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, informasi mengenai petisi itu telah berkembang ke publik sebelum batas waktu tersebut berakhir.

Rusman menyebut, pembayaran hak dosen telah dilakukan. Hanya saja, prosesnya berlangsung secara bertahap menyesuaikan kondisi keuangan universitas.

Baca Juga: Dorong Pemerataan Pendidikan, Pemkab Buol Matangkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta

“Kalau berbicara mengenai gaji dosen, tuntutan tersebut sudah kami penuhi. Gaji sudah dibayarkan,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unazlam, Livawanti, mengatakan proses perkuliahan tetap berlangsung sesuai kalender akademik. Saat ini, kata dia, perkuliahan tatap muka telah memasuki minggu kedua.

Ia menjelaskan, Unazlam memiliki tujuh fakultas dengan sejumlah program studi. Tidak seluruh dosen menghentikan kegiatan mengajar sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar.

“Kalau dikatakan mogok, ibaratnya hanya sebagian kecil. Itu berdasarkan petisi dari aliansi yang menyatakan akan mogok jika tuntutan tidak dipenuhi dalam tujuh hari,” jelasnya.

Dekan FISIP Unazlam, Dr. Zubair, juga menyebut dinamika tersebut lebih banyak melibatkan dosen Fakultas Ekonomi dan sebagian dosen Fakultas Pertanian.

Sementara sejumlah fakultas lainnya tetap menjalankan kegiatan perkuliahan.

Baca Juga: CSR IMIP Perkuat Layanan Kesehatan dan Pendidikan di Bahodopi

“Pemberitaan sebelumnya tidak menggambarkan kondisi Universitas Abdul Aziz Lamadjido secara keseluruhan. Itu merupakan dinamika yang terjadi di aliansi, terutama Fakultas Ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Plt Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Kepegawaian dan Umum yang juga Dekan Fakultas Ekonomi, Abdul Rahman Taher, menjelaskan keterlambatan pembayaran berkaitan dengan kondisi penerimaan kampus.

Menurut dia, sekitar 200 hingga 250 mahasiswa reguler berpindah ke program Berani Cerdas. Perubahan tersebut membuat penerimaan dari mahasiswa reguler menurun dan universitas harus menunggu pembayaran dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Hilux Rangga Andalan Bisnis di Sulawesi, Kuasai 51,4 Persen Market Share Pick Up Medium

“Jadi, bukan tidak dibayarkan, tetapi mengalami keterlambatan. Kemarin kami sudah menerima pembayaran dari pemerintah untuk mahasiswa sehingga proses pembayaran kepada dosen sudah dapat dilakukan,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 18 September 2026, Aliansi Dosen dan Tenaga Kependidikan Unazlam menyatakan sejumlah dosen dan tenaga kependidikan belum menerima gaji selama tiga bulan.

Aliansi meminta pembayaran dilakukan penuh serta menuntut adanya kepastian tertulis mengenai mekanisme pembayaran dan transparansi pengelolaan keuangan.

Aliansi juga menyatakan akan menempuh jalur pengaduan dan dialog apabila persoalan tersebut belum memperoleh penyelesaian konkret. 

Editor : Wahono.
Unazlam Yayasan Panca Bhakti Universitas gaji dosen