Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dishub Palu Akan Benahi Akses Halte dan Bus untuk Penyandang Disabilitas

Annisa Tri Yusnida • Rabu, 1 Juli 2026 | 20:12 WIB
PENYESUAIAN : Bus Trans Palu yang akan dilakukan penyesuaian secara bertahap agar tercipta fasilitas publik yang ramah disabilitas dan mendukung terciptanya kota yang inklusif
DISIAPKAN RAMAH DISABILITAS : Bus Trans Palu akan dilakukan penyesuaian secara bertahap dalam mendukung terciptanya kota yang inklusif.(Annisa Tri Yusnida)

RADARPALU - Sejumlah fasilitas publik yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Palu saat ini turut mendapat perhatian masyarakat, khususnya akses terhadap para penyandang disabilitas.

Hal ini terjadi seiring dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan sebuah kota yang inklusif.

Fasilitas publik seperti halte dan Bus Trans Palu pun turut menuai sorotan atas aksesibilitasnya bagi para penyandang disabilitas, khususnya pengguna kursi roda.

Baca Juga: Pemkot Palu Ajak Distributor Perkuat Komitmen Jaga Pasokan dan Stabilitas Pangan

Menyikapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Trisno, memastikan peningkatan akses bagi penyandang disabilitas menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan layanan transportasi umum di Kota Palu.

Selain menyiapkan fasilitas di dalam bus, pihak dishub juga akan menyesuaikan desain halte agar lebih ramah bagi pengguna kursi roda.

Ia menjelaskan, setiap armada yang beroperasi saat ini telah menyediakan ruang khusus yang dapat digunakan penyandang disabilitas. Desain pintu masuk bus juga dibuat lebih rendah untuk memudahkan penumpang saat naik dan turun.

Baca Juga: Lukman: Kesepakatan Distributor Penting untuk Kendalikan Inflasi

"Dalam bus sendiri sudah kami siapkan tempat untuk disabilitas, walaupun belum ada khusus untuk kursi roda. Kalau pintu masuknya pun kita buat lebih rendah, ya itu untuk memudahkan mereka" kata Trisno kepada Radar Palu, Rabu (1/7/2026).

Meski demikian, ia mengakui akses menuju bus dari halte masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas. Kondisi tersebut menjadi salah satu masukan yang diterima sejak layanan Trans Palu mulai beroperasi.

Menurutnya, saat ini Kota Palu baru memiliki sekitar 20 halte sehingga pembangunan infrastruktur pendukung dilakukan secara bertahap menyesuaikan perencanaan dan kemampuan anggaran daerah.

 

Halte-halte baru yang akan dibangun nantinya dipastikan mengacu pada standar aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

"Ke depan, setiap pembangunan halte akan kami sesuaikan dengan standar untuk penyandang disabilitas. Itu sudah masuk dalam perencanaan," terangnya

Ia pun mengakui masih ada sejumlah kawasan yang belum memiliki halte, sehingga pembangunan fasilitas dilakukan berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

Baca Juga: Bulog Sulteng Rampungkan Penyaluran Bantuan Pangan di Kota Palu

Karena itu, pembenahan aksesibilitas akan dilakukan bersamaan dengan pengembangan jaringan halte baru.

"Karena memang beberapa lokasi lain seperti Watusampu, itu sama sekali belum ada halte atau bus stop. Tapi itu kan tidak serta merta, karena hal tersebut merupakan masalah perencanaan juga anggaran," ungkapnya

Namun Trisno menegaskan, pengembangan layanan Trans Palu tentunya diarahkan untuk mendukung terwujudnya Kota Palu sebagai kota yang inklusif.

Baca Juga: Air Bersih Jadi Prioritas, EDC Panas Bumi Indonesia Bantu Ribuan Korban Gempa di Sigi

Berbagai upaya peningkatan akses transportasi bagi penyandang disabilitas akan terus dilakukan agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan transportasi publik dengan aman dan nyaman.

"Ke depan kita sudah diarahkan untuk menyiapkan segala sesuatu, termasuk mempermudah akses untuk teman-teman disabilitas" tandasnya.(cr3)

Editor : Mugni Supardi
#halte ramah disabilitas #Bus Trans Palu #penyandang disabilitas #transportasi publik #Dishub Kota Palu