Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Eco-Qurban Idul Adha 2026 Diawasi Ketat, Pemkot Palu Libatkan Kelurahan hingga Pengurus Masjid

Annisa Tri Yusnida • Senin, 25 Mei 2026 | 16:25 WIB
Sekretaris DLH Kota Palu, Ibnu Mundzir (Annisa Tri Yusnida)
Sekretaris DLH Kota Palu, Ibnu Mundzir (Annisa Tri Yusnida)

RADAR PALU – Eco-Qurban Idul Adha 2026 di Kota Palu akan diawasi secara lebih ketat dengan melibatkan pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga pengurus masjid. Langkah ini dilakukan Pemerintah Kota Palu untuk memastikan pelaksanaan kurban ramah lingkungan berjalan optimal sekaligus menekan penggunaan plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban.

Pengawasan Eco-Qurban Idul Adha 2026 tersebut dikoordinasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu melalui sistem pelaporan daring yang wajib diisi oleh setiap wilayah sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan program di lapangan.

Sekretaris DLH Kota Palu, Ibnu Mundzir, mengatakan pihak kelurahan dan kecamatan telah diberikan tanggung jawab untuk memantau sekaligus melaporkan pelaksanaan surat edaran terkait Eco-Qurban yang telah diterbitkan pemerintah daerah. 

Baca Juga: Idul Adha 2026: DLH Kota Palu Gaungkan Gerakan “Ibadah Full, Sampah Zero” untuk Kurangi Sampah Salat Id

“Dalam surat edaran tersebut sudah ada link wajib melaporkan. Diharapkan nanti setiap kelurahan memberikan laporan terhadap pelaksanaan surat edaran dimaksud,” ujar Ibnu saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, para lurah dan camat juga telah melakukan sosialisasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban mengenai pentingnya pengurangan sampah selama perayaan Idul Adha, khususnya penggunaan plastik sekali pakai dalam proses distribusi daging kurban.

Selain melibatkan pemerintah wilayah, DLH Kota Palu turut berkoordinasi dengan Dinas Pertanian yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di berbagai lokasi. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi terkait pelaksanaan kurban yang sehat dan ramah lingkungan.

“Mereka juga turun ke lapangan untuk mengecek kesehatan. Kami titip itu juga untuk mengingatkan masalah itu,” katanya. 

Baca Juga: Eco-Qurban Palu Digencarkan, Warga Diajak Kurangi Plastik

Ibnu berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat menciptakan pelaksanaan Idul Adha yang lebih tertib, aman, sehat, dan berwawasan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan program Eco-Qurban tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dan panitia kurban di setiap wilayah.

Gerakan Eco-Qurban sendiri terus didorong menjadi agenda bersama yang berkelanjutan setiap tahun. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan sampah plastik sekaligus menjaga kebersihan lingkungan saat perayaan hari besar keagamaan.

“Intinya tidak menggunakan plastik sekali pakai, sebab ini kan kegiatan kementerian yang kita dorong menjadi kegiatan bersama,” tutup Ibnu.***

Editor : Muhammad Awaludin
#IdulAdha2026 #DLHPalu #EcoQurban2026 #KurbanRamahLingkungan #PenguranganSampahPlastik