Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Minim Anggaran Perawatan, Kabel Dicuri, Panel Terbakar: Deretan Masalah Traffic Light di Palu

ANDIKA NUR HIKMAH (Magang) • Selasa, 28 April 2026 | 17:50 WIB
TIDAK TERATUR: Tampak kendaraan yang melintas dari segala arah tanpa adanya lampu lalu lintas yang tidak beroperasi karena berbagai masalah. FOTO: ANDIKA NUR HIKMAH
TIDAK TERATUR: Tampak kendaraan yang melintas dari segala arah tanpa adanya lampu lalu lintas yang tidak beroperasi karena berbagai masalah. FOTO: ANDIKA NUR HIKMAH

RADAR PALU – Sejumlah lampu lalu lintas atau Traffict Light di beberapa persimpangan di Kota Palu belum berfungsi optimal.  

Dari sekitar 17 titik yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Palu, sebagian mengalami gangguan akibat usia perangkat dan keterbatasan anggaran.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu, Muhammad Nizam Aly mengatakan, kondisi lampu lalu lintas saat ini memang membutuhkan perhatian.

Baca Juga: Beberapa Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Berulang Tahun Saat Insiden Terjadi

“Traffic light di Kota Palu ini kami punya 17 titik. Memang sudah ada yang perlu peremajaan, tapi beberapa tahun terakhir kita efisiensi anggaran,” ujarnya saat ditemui oleh Jawa Pos Radar Palu di Kantor Dishub Kota Palu, Jalan Mamboro, Selasa (28/4) kemarin.

Ia menyebutkan, anggaran pemeliharaan yang tersedia sangat terbatas.

“Untuk pemeliharaan tiap tahun hanya sekitar Rp22 juta. Dengan kondisi yang sudah lama, ya kita pertahankan supaya tetap berfungsi,” jelasnya.

Baca Juga: Hadianto Rasyid Soroti Kepala Sekolah Otoriter, Tegaskan Sekolah Harus Aman untuk Guru

Selain faktor usia, kerusakan juga dipicu berbagai hal, seperti kabel putus hingga pencurian. Ia mencontohkan kerusakan di simpang Jalan Kartini.

“Kabelnya putus kena kendaraan besar, lalu ada yang gesek ke tiang listrik, akhirnya korslet semua. Kontrol panelnya terbakar dan harus diganti,” katanya.

Ia juga menyinggung kasus pencurian kabel yang masih terjadi di beberapa titik.

Baca Juga: Bank Sulteng Minta Masyarakat Waspada, Beredar Hoaks Undian Berhadiah di Facebook

“Yang sering dicuri itu kabelnya, seperti di simpang Jalan Juanda dan Setiabudi, itu paling sering,” ungkapnya.

Di sisi lain, kendala teknis juga muncul dalam pengisian token listrik.

“Sekarang pengisian token harus melalui prosedur, tidak bisa langsung seperti dulu. Jadi ada proses lagi,” tambahnya.

Meski demikian, Dishub Palu mengakui tetap berupaya merespons laporan masyarakat.

“Begitu ada aduan atau tim kami temukan di lapangan, langsung kami tangani. Kecuali kalau kerusakan berat,” ujarnya.

Ke depan, Dishub Kota Palu berencana mengusulkan tambahan anggaran, termasuk pengadaan lampu lalu lintas portable sebagai solusi sementara. Pihaknya berharap ada kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum.

“Kami mengharapkan kesadaran masyarakat. Ini fasilitas umum, mari kita rawat sama-sama,” tutupnya. (*)

Editor : Agung Sumandjaya
#efisiensi anggaran #Pemkot Palu #Dishub Kota Palu #traffic light Palu