Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Damkar Ungkap Penyebab Kebakaran Hutan Kota Palu

Annisa Wibdy • Jumat, 24 April 2026 | 17:53 WIB
Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi saat kebakaran lahan terjadi di kawasan hutan kota Palu, Jumat sore. (Raffy/Radar Palu)
Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi saat kebakaran lahan terjadi di kawasan hutan kota Palu, Jumat sore. (Raffy/Radar Palu)

RADAR PALU - Kebakaran lahan di Hutan Kota Palu akhirnya terungkap. Dinas Pemadam Kebakaran menyebut, insiden itu diduga kuat akibat kelalaian manusia.

Api yang muncul Jumat sore (24/4/2026) sekitar pukul 14.55 WITA itu dengan cepat membesar. Dalam waktu singkat, asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi dan menyelimuti kawasan sekitar.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Penyelamatan Disdamkarmat Palu, Danu Saputra, menegaskan bahwa faktor utama kebakaran bukan karena alam. 

Baca Juga: Evakuasi Tak Biasa, Damkar Palu Angkat Kunci Motor dari Septic Tank

“Kalau itu, lahan juga terbakar akibat human error,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, kondisi lahan yang kering membuat api sangat mudah menjalar. Sedikit percikan saja bisa memicu kebakaran besar.

Apalagi di musim panas, vegetasi kering menjadi bahan bakar alami yang mempercepat penyebaran api.

“Kalau lahan kering, api cepat sekali membesar. Itu yang sering terjadi,” jelasnya. 

Baca Juga: Ular Masuk Rumah hingga Kondisi Darurat, Ratusan Kasus Non Kebakaran Ditangani Damkar Palu

Tim Damkar yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Proses pemadaman dilakukan untuk mencegah api merembet ke area lain yang lebih luas.

Meski api sempat membesar, Damkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Untuk korban jiwa tidak ada,” tegas Danu.

Namun, pihaknya menekankan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian serius. Kebakaran lahan di wilayah perkotaan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.

Selain merusak lingkungan, asap yang dihasilkan juga bisa mengganggu kesehatan masyarakat.

Damkar Palu mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area terbuka, khususnya di lahan kering. 

Baca Juga: Dini Hari, Damkar Palu Evakuasi Kucing Terjepit di Ventilasi

Hal-hal sederhana seperti membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok masih menjadi penyebab utama kebakaran.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu api, terutama di musim kering,” katanya.

Kawasan hutan kota memiliki fungsi penting sebagai ruang terbuka hijau dan penyangga lingkungan. Jika kebakaran terus terjadi, dampaknya bisa merusak ekosistem dan kualitas udara di Kota Palu.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#kebakaran hutan kota #human error #kebakaran lahan palu #asap palu #Damkar Palu