Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Pasar Petobo Ramai, Umbut Dijual Rp10 Ribu per Batang

Annisa Wibdy • Jumat, 3 April 2026 | 20:03 WIB
Pedagang menjajakan umbut di Pasar Petobo Palu yang ramai pengunjung saat hari buka, Jumat (3/4/2026). (Annisa Wibdy)
Pedagang menjajakan umbut di Pasar Petobo Palu yang ramai pengunjung saat hari buka, Jumat (3/4/2026). (Annisa Wibdy)

RADAR PALU - Pasar Petobo di Palu, Sulawesi Tengah kembali dipadati pengunjung saat hari buka, Jumat (3/4/2026). Salah satu komoditas yang banyak dicari adalah umbut yang dijual Rp10 ribu per batang.

Aktivitas jual beli di Pasar Petobo kembali menggeliat saat hari operasional yang hanya berlangsung setiap Senin dan Jumat. Salah satu dagangan yang menarik perhatian pembeli adalah umbut atau batang muda rotan muda.

Umbut di Pasar Petobo dijual dengan harga Rp10 ribu per batang. Harga ini dinilai terjangkau sehingga banyak diburu warga. 

Baca Juga: Pasar Petobo Jadi Surga Thrifting, Baju Mulai Rp10 Ribu

Salah satu penjual, Sinda, mengaku datang dari wilayah Dongi-Dongi untuk berjualan di Pasar Petobo. Ia bahkan sudah tiba sejak malam hari sebelum pasar dibuka.

“Saya dari tadi malam sudah di sini, nanti pulang sore,” ujar Sinda saat ditemui di Pasar Petobo, Jumat. 

Pedagang menjajakan umbut di Pasar Petobo Palu yang ramai pengunjung saat hari buka, Jumat (3/4/2026). (Annisa Wibdy)
Pedagang menjajakan umbut di Pasar Petobo Palu yang ramai pengunjung saat hari buka, Jumat (3/4/2026). (Annisa Wibdy)

Dalam sekali berjualan, Sinda bisa membawa sekitar 30 batang umbut. Barang dagangannya tersebut dijual langsung kepada pengunjung pasar. 

Sinda menjelaskan, umbut tidak selalu tersedia setiap kali Pasar Petobo buka. Biasanya, komoditas ini lebih sering dijual pada hari Jumat. 

Baca Juga: Pedagang Optimistis Pasar Tavanjuka Segera Ramai, Tunggu Peresmian

“Kalau Senin biasanya tidak ada umbut, nanti ada lagi hari Jumat,” jelasnya.

Kondisi ini membuat umbut menjadi salah satu barang yang dinanti pembeli, terutama saat akhir pekan.

Dari hasil penjualan di Pasar Petobo, Sinda mengaku bisa meraup pendapatan cukup besar. Jika seluruh dagangan habis terjual, ia bisa memperoleh hingga Rp1 juta dalam sehari.

Namun, jika tidak habis, penghasilannya berkisar Rp500 ribu. Angka ini tetap cukup menjanjikan bagi pedagang musiman seperti dirinya. 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Tavanjuka Dongkrak PAD Kota Palu

Meski hanya buka dua kali dalam sepekan, Pasar Petobo tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Berbagai kebutuhan, mulai dari pangan hingga kebutuhan rumah tangga, tersedia di lokasi ini.

Kehadiran Pasar Petobo pun terus menjadi andalan warga untuk mendapatkan bahan pangan segar dengan harga terjangkau.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Pasar Petobo #umbut Palu #ekonomi warga #Dongi-Dongi #Pasar tradisional