RADARPALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan hingga saat ini belum terdapat dampak signifikan di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang tenggara Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4).
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, menyampaikan bahwa kondisi di Sulteng relatif aman dan belum ada laporan kerusakan maupun gangguan berarti akibat gempa tersebut.
“Selamat pagi, hingga saat ini belum ada informasi dampak signifikan di wilayah Sulawesi Tengah akibat gempa 7,6,” ujar Djati kepada Jawa Pos Radar Palu.
Baca Juga: Detik-detik Air Laut Naik Usai Gempa M 7,6, Warga Pesisir Panik Berlarian
Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan terus memantau informasi resmi dari BMKG serta instansi terkait lainnya.
Sebelumnya, gempa berkekuatan M 7,6 terjadi di 129 kilometer tenggara Bitung dengan kedalaman 33 kilometer. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami, dan hasil pemantauan menunjukkan adanya kenaikan muka air laut di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
BMKG menegaskan, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan, termasuk potensi perubahan kondisi di wilayah pesisir.(*)
Editor : Mugni Supardi