Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dari Biji ke Cangkir dan Sentuhan Barista di Baliknya: Cerita Panjang di Balik Secangkir Kopi Cafe Cozy

Annisa Wibdy • Jumat, 30 Januari 2026 | 12:18 WIB

PRESISI: Nurfadhila, barista Cafe Cozy, menimbang biji kopi sebelum dilakukan ekstraksi di mesin ekspreso.
PRESISI: Nurfadhila, barista Cafe Cozy, menimbang biji kopi sebelum dilakukan ekstraksi di mesin ekspreso.
SECANGKIR kopi yang tersaji di Cafe Cozy bukanlah hasil pekerjaan singkat. Di balik aroma yang menguar dan rasa yang menetap di lidah, ada proses panjang yang dijalani dengan penuh ketelitian dan tentu saja, tidak lepas dari peran seorang barista di balik meja bar.

Kopi di Cafe Cozy diracik dari perpaduan 70 persen arabika dan 30 persen robusta, komposisi yang sengaja dipilih untuk menghadirkan keseimbangan rasa. Arabika memberi sentuhan aroma dan keasaman yang lembut, sementara robusta memperkuat karakter pahit yang tegas. Racikan ini bukan sekadar hitungan angka, melainkan hasil pemahaman barista terhadap karakter biji kopi.

Prosesnya dimulai dari tahap paling dasar, yaitu penimbangan biji kopi. Setiap gram diperhitungkan sesuai resep yang telah ditetapkan. Konsistensi menjadi kunci, sebab dari takaran inilah rasa kopi bisa tetap sama dari satu cangkir ke cangkir berikutnya. Di tahap ini, ketelitian barista benar-benar diuji.

Biji kopi yang telah ditimbang kemudian masuk ke dalam grinder. Alat ini berfungsi menggiling biji kopi utuh menjadi bubuk dengan tingkat kehalusan tertentu. Kejelian sangat dibutuhkan, karena gilingan yang terlalu halus atau terlalu kasar dapat memengaruhi rasa akhir espresso.

EKSTRAKSI: Biji kopi yang telah digiling dan menjadi bubuk, selanjutnya di ekstrasi di mesin espresso mili Café Cozy.
EKSTRAKSI: Biji kopi yang telah digiling dan menjadi bubuk, selanjutnya di ekstrasi di mesin espresso mili Café Cozy.

Karena itu, setelan grinder harus disesuaikan dengan resep yang digunakan. Sedikit saja meleset, hasil ekstraksi bisa berubah. Inilah salah satu bagian krusial yang kerap luput dari perhatian penikmat kopi, tetapi menjadi rutinitas penting bagi barista.

Setelah digiling, bubuk kopi dimasukkan ke dalam portafilter. Bubuk tersebut kemudian diratakan dan dipadatkan menggunakan tamper. Tahap ini tampak sederhana, namun menuntut ketelitian tinggi. Tekanan dan kerapatan bubuk kopi akan menentukan bagaimana air mengalir saat proses ekstraksi berlangsung.

Selanjutnya, portafilter dipasang pada mesin espresso. Air panas bertekanan tinggi dialirkan melalui bubuk kopi. Perlahan, espresso menetes keluar, membentuk lapisan crema di bagian atas sebagai penanda bahwa proses ekstraksi berjalan dengan baik.

Di balik proses itu, ada sosok barista yang bekerja dengan ritme dan fokus tinggi. Selama ini, barista kerap identik dengan laki-laki. Namun seiring perkembangan zaman, perempuan pun mulai mengambil peran di profesi ini. Salah satunya adalah Nurfadhila, barista Cafe Cozy.

RACIK: Cairan espresso kemudian di tuangkan ke dalam gelas yang berisi susu dan es batu. Ini dilakulan dengan takaran pas sesuai dengan jenis minuman kopi yang dipesan oleh pembeli.
RACIK: Cairan espresso kemudian di tuangkan ke dalam gelas yang berisi susu dan es batu. Ini dilakulan dengan takaran pas sesuai dengan jenis minuman kopi yang dipesan oleh pembeli.

Perempuan berusia 18 tahun asal Tolitoli ini merantau ke Palu dan memilih dunia kopi sebagai ruang belajarnya. Meski usianya masih muda, Nurfadhila sudah akrab dengan mesin espresso dan dinamika kerja di balik meja bar. Tangannya lincah mengatur grinder, memadatkan kopi, hingga memastikan setiap cangkir tersaji sesuai standar.

Mesin espresso sendiri merupakan perangkat khusus dengan berbagai komponen penting, mulai dari boiler sebagai pemanas air, group head sebagai jalur ekstraksi, portafilter sebagai wadah bubuk kopi, pompa untuk menghasilkan tekanan, hingga steam wand untuk mengukus susu. Semua komponen itu hanya akan bekerja optimal di tangan barista yang paham detail.

Melalui rangkaian proses inilah kopi di Cafe Cozy tidak sekadar diseduh, melainkan diracik dengan penuh perhatian. Dari penimbangan hingga ekstraksi, semuanya dijaga agar menghasilkan rasa yang konsisten. Di balik secangkir kopi yang tampak sederhana, tersimpan proses panjang dan dedikasi barista yang menjadi bagian dari pengalaman menikmati kopi itu sendiri.(cr4)

Editor : Nur Soima Ulfa
#barista #Cozy Cafe #Nurfadhila #weekend #Cafe Cozy #kopi