Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

SIToratA Diluncurkan, ASN Perkim Palu Didorong Lebih Disiplin dan Responsif

Annisa Tri Yusnida • Kamis, 22 Januari 2026 | 14:54 WIB
Seorang pegawai Dinas Perkim Palu mencoba aplikasi SIToratA, sistem digital yang diharapkan mengubah kebiasaan kerja ASN menjadi lebih disiplin dan responsif.
Seorang pegawai Dinas Perkim Palu mencoba aplikasi SIToratA, sistem digital yang diharapkan mengubah kebiasaan kerja ASN menjadi lebih disiplin dan responsif.

RADAR PALU– Transformasi digital perlahan mulai mengubah wajah birokrasi di Kota Palu. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palu resmi meluncurkan SIToratA, sebuah sistem informasi tamu dan absensi yang diharapkan mampu mendorong kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus memperbaiki pelayanan publik.

Peluncuran sistem ini menjadi langkah baru Dinas Perkim dalam menjawab tantangan era digital, terutama dalam pengelolaan administrasi internal. Melalui SIToratA, absensi pegawai dan pencatatan tamu kini dilakukan secara digital, menggantikan cara manual yang selama ini digunakan.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum Dinas Perkim Kota Palu, Raib Abdillah, mengatakan inovasi ini lahir dari kebutuhan akan sistem yang lebih rapi, cepat, dan mudah dipantau.

“Inisiatif ini untuk meng-cover E-Hadirku yang digunakan seluruh ASN. Data dari aplikasi ini juga bisa kami cetak di akhir bulan untuk memperkuat absensi manual,” ujar Raib saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026). 

Menurut Raib, Dinas Perkim menjadi salah satu instansi pionir di Kota Palu yang menerapkan sistem ini. Hingga saat ini, penggunaan SIToratA masih dalam tahap uji coba dan terus disempurnakan berdasarkan kebutuhan lapangan.

Meski baru berjalan, SIToratA diharapkan mampu menumbuhkan semangat disiplin di kalangan ASN. Sistem ini secara otomatis merekam waktu kedatangan dan kepulangan pegawai setiap hari.

“Ini untuk mengangkat motivasi ASN agar lebih giat dan disiplin, karena aplikasi ini merekam otomatis saat datang dan pulang,” jelasnya.

Tak hanya untuk internal pegawai, SIToratA juga digunakan dalam pendataan tamu atau masyarakat yang berkunjung ke kantor Dinas Perkim. Setiap tamu diwajibkan mendaftar melalui aplikasi, termasuk tujuan kunjungan dan pejabat yang ingin ditemui.

“Tamu wajib mendaftar di aplikasi, termasuk siapa yang akan ditemui di dinas ini,” kata Raib. 

Salah satu keunggulan SIToratA, lanjutnya, adalah kemudahan bagi tamu. Sistem ini akan mengirimkan notifikasi langsung ke ponsel, sehingga tamu bisa mengetahui apakah pejabat atau pegawai yang dituju sedang berada di kantor atau tidak.

“Notifikasi masuk ke HP, jadi tamu tahu apakah orang yang mau ditemui ada di tempat atau tidak,” ujarnya.

Dinas Perkim Palu berharap kehadiran SIToratA tidak hanya berdampak pada kedisiplinan ASN, tetapi juga memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui sistem ini, dinas ingin membuka ruang evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

“Kami ingin tahu bagaimana kinerja kami dalam melayani masyarakat Kota Palu dengan baik dan ramah. Dengan adanya aplikasi ini, kami berbenah diri dan belajar untuk menjadi lebih baik ke depan,” tutup Raib.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Dinas Perkim Palu #absensi ASN #Radar Palu #Layanan publik #Digitalisasi ASN #SIToratA Palu