Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Warga Minta Distribusi Gas 3 Kg Libatkan RT, Wali Kota Palu Siap Evaluasi

Muhammad Awaludin • Sabtu, 22 November 2025 | 09:56 WIB
warga melaporkan kondisi distribusi gas 3 kilogram
warga melaporkan kondisi distribusi gas 3 kilogram

RADAR PALU — Warga kembali menyampaikan saran melalui layanan Lapor Wali Kota Palu, kali ini terkait persoalan distribusi gas elpiji 3 kilogram yang dinilai masih rawan penyimpangan.

Salah satu saran yang masuk adalah agar ketua RT ikut dilibatkan dalam proses pendistribusian untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan transparan.

Dalam laporannya, warga meminta agar RT membantu melakukan pengecekan mulai dari administrasi pangkalan—seperti spanduk, stiker HET, dan absensi—hingga verifikasi nama-nama penerima manfaat pelanggan tetap. Dokumentasi proses penyaluran juga diminta untuk diperketat. 

“Bila perlu masukkan dalam grup WA warga agar transparan. Banyak ditemukan pangkalan menjual keluar daerah di waktu subuh, sehingga pelanggan tetap tidak dapat jatah. Bahkan ada manipulasi tanda tangan warga,” demikian laporan warga yang dibacakan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid. 

Menanggapi hal tersebut, Hadianto meminta warga tidak ragu memberikan informasi yang lebih spesifik agar pemerintah dapat mengambil tindakan.

“Tolong aduan seperti ini disampaikan secara terbuka. Sebutkan pangkalan gas mana yang dimaksud. Informasi Anda pasti kami tutup rapat, tidak akan dibuka,” ujar Hadianto melalui video Lapor Wali Kota Palu, Jumat (21/11/2025).

Ia menegaskan bahwa gas 3 kilogram diperuntukkan khusus bagi warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN), sebelumnya DTKS. Kelompok ini merupakan keluarga dengan kondisi ekonomi yang perlu dibantu, sehingga distribusi gas bersubsidi harus mengikuti daftar tersebut. 

Hadianto juga menyebut adanya oknum yang menjual tabung gas 3 kg secara tidak resmi dengan harga lebih tinggi, sehingga menimbulkan kesan kelangkaan dan ketidakteraturan distribusi. 

“Informasi ini akan saya jadikan bahan evaluasi. Keterlibatan RT dan RW insyaallah akan kita masukkan,” kata Hadianto.

Ia menegaskan bahwa data DTSN tidak hanya disusun oleh petugas sosial, tetapi juga melibatkan peran penting RT dan RW dalam memverifikasi kondisi warga di masing-masing wilayah.

Pemkot Palu memastikan evaluasi distribusi gas 3 kilogram akan segera dilakukan untuk mencegah penyimpangan dan memastikan warga yang berhak menerima manfaat dengan layak.***

Editor : Muhammad Awaludin
#distribusi lpg #pangkalan gas #palu #gas 3 kg #DTKS #Hadianto Rasyid #DTSN