Belum diketahui secara pasti penyebab kematian buaya tersebut, namun ditemukan luka dibagian wajahnya.
Pantauan Radar Palu Jawa Pos Group di lokasi, bangkai buaya ditemukan terdampar di tepi pantai Teluk Palu di antara bebatuan pemecah ombak. Kondisi bangkai buaya yang masih segar dan belum mengeluarkan bau yang tidak sedap, menimbulkan dugaan kematiannya belum lama.
sementara itu, setelah dilakukan pemeriksaan, panjang buaya muara ini 4,65 meter dengan lebar 90 centimeter dan berjenis kelamin jantan.
"Kami dapat info dari Facebook terkait penemuan bangkai buaya ini. Bangkainya masih segar, kemungkin belum lama mati. Kita putuskan untuk dikubur di lokasi ini," kata Bambang Dwiprasetyo selalu Koordinator Wildlife Rescue Unit (WRU) KSDA Sulteng.
Lokasi tempat buaya muara dikuburkan berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai atau tepatnya di bawah bekas jembatan Palu IV.
"Kita buat panjang lubangnya sekitar 5 meter dengan kedalaman 1 meter. Itu sudah cukup, tidak sampai keluar bau busuk, dan cepat terurai," tutupnya.(acm)
Editor : Mugni Supardi