RADAR SULTENG - Berdasarkan hasil kesepakatan usai evaluasi, beberapa proyek hibah dari Japan International Coorporation Agency (JICA) di Kota Palu didorong untuk percepatan penyelesaian.
Evaluasi itu dilakukan bersama, antara tim Kasatgas Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan pihak JICA.
Sejumlah pekerjaan yang bersumber dari dana hibah JICA disebut belum rampung.
Sementara tenggat waktu akhir dari dana bantuan JICA ini akan berakhir pada April 2026 mendatang.
Selain itu, tim evaluasi juga menekankan kepada pihak Balai Pengelolaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah untuk percepatan pelaksanaan paket baru A2-A1.
"Ada beberapa hal yang disepakati dalam evaluasi itu antara lain percepatan paket baru A2-A1," kata Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Dadi Muradi dalam keterangannya, Senin (12/5/2025).
Selain itu dari hasil evaluasi bersama, tim menemukan sejumlah kerusakan yang terjadi.
Hanya saja, Dadi belum menerangkan lebih jauh soal kerusakan yang ditemukan oleh tim survei di lapangan.
"Dan ada beberapa catatan kerusakan dari hasil survei bersama untuk dilakukan perbaikan," terangnya.
Salah satu proyek hibah JICA di palu yakni rekonstruksi jembatan IV Palu.
Proses rekonstruksi jembatan ini diawasi oleh Oriental Consultant Global Co Ltd. Proyeknya dikerjakan oleh Tokyu Construction Co Ltd bersama subkontraktor PT Waskita Karya.
Proyek ini sendiri menelan anggaran 2,026 miliar yen atau jika dirupiahkan Rp 214,8 miliar. (ril)
Editor : Syahril.