Update Gempa M 6,7 Sulteng: 1.520 Rumah Rusak, Sigi Paling Terdampak

RADAR PALU – Jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 terus bertambah seiring proses pendataan di lapangan.
Berdasarkan laporan terbaru Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulawesi Tengah per Jumat (19/6/2026) pukul 08.00 WITA, total rumah terdampak yang telah terdata mencapai 1.520 unit.
Rinciannya, sebanyak 1.200 unit mengalami rusak ringan, 110 unit rusak sedang, dan 30 unit rusak berat.
Data tersebut merupakan hasil kompilasi dari BPBD dan Dinas Perkim tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang terdampak, yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Poso.
Kabupaten Sigi menjadi daerah dengan jumlah kerusakan rumah terbanyak. Hingga saat ini, tercatat 1.360 unit rumah mengalami kerusakan di wilayah tersebut.
Kerusakan paling banyak ditemukan di Kecamatan Nokilalaki sebanyak 676 unit dan Kecamatan Palolo sebanyak 662 unit. Selain itu, kerusakan juga tercatat di Kecamatan Tanambulava, Sigi Kota, Lindu, dan Dolo.
Baca Juga: DFSK Perkenalkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, Indonesia Jadi Salah Satu Pasar Prioritas
Sementara di Kota Palu, jumlah rumah rusak mencapai 104 unit. Kerusakan tersebar di Kecamatan Mantikulore, Palu Selatan, Palu Barat, Palu Utara, dan Palu Timur.
Kabupaten Parigi Moutong melaporkan 53 unit rumah terdampak yang tersebar di Kecamatan Torue, Parigi Selatan, Sausu, Balinggi, Parigi, dan Parigi Tengah.
Sedangkan Kabupaten Poso mencatat tiga unit rumah terdampak yang berada di Kecamatan Poso Pesisir Utara.



