RADARPALU - Kepolisian Sektor (Polsek) Mantikulore mencatat sebanyak 32 kasus kriminal dalam kurun waktu 24 Februari 2026 hingga 26 Maret 2026.
Data tersebut menunjukkan masih tingginya angka tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Mantikulore, dengan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebagai kasus yang paling dominan, serta Kelurahan Tondo menjadi lokasi dengan tingkat kejadian tertinggi.
Kapolsek Mantikulore melalui Kanit Reskrim (Kepala Unit Reserse Kriminal) Polsek Mantikulore, IPDA Muhammad Asap, S.H, mengungkapkan, dari total 32 kasus yang tercatat, curanmor mendominasi dengan 14 laporan.
Baca Juga: Benda Mirip Drone Laut di Selat Lombok Diamankan TNI AL
Selain itu, terdapat 11 kasus pencarian, 4 kasus penganiayaan, 2 kasus penggelapan, serta 1 kasus pengancaman.
“Catatan laporan yang diterima dari 24 Februari sampai 26 Maret ada 32 kasus, yang didominasi oleh curanmor dengan 14 kasus,” ujar IPDA Asap saat diwawancarai Radar Palu Jawa Pos Group, Senin (06/04).
Ia menyebut, berdasarkan pemetaan lokasi kejadian, wilayah Kelurahan Tondo menjadi daerah yang paling sering terjadi tindak kriminal dibandingkan wilayah lainnya di Kecamatan Mantikulore.
Baca Juga: Gus Ipul Stop Dinas LN, Bansos Dipastikan Aman
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan setiap kejadian yang terjadi agar dapat ditangani dengan cepat oleh aparat.
“Jika bepergian jauh, baiknya lapor ke RT atau kasih info ke tetangga supaya rumah tetap terpantau dan meminimalisir potensi terjadinya tindak kejahatan," imbaunya.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan keamanan serta meningkatkan pengamanan kendaraan, salah satunya dengan menggunakan kunci ganda saat parkir.(mg2)
Editor : Mugni Supardi