Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Jasindo Palu Dukung Perlindungan Risiko Sektor Pertambangan Lewat Asuransi Alat Berat

Rina Khalik • Jumat, 3 Juli 2026 | 17:20 WIB
Branch Manager Jasindo Cabang Palu, Agus Hendra Rangi didampingi oleh Staff Jasindo Palu, Makbul Fikry pada Kamis (2/7/2026).(Rina Abd Halik)
Branch Manager Jasindo Cabang Palu, Agus Hendra Rangi didampingi oleh Staff Jasindo Palu, Makbul Fikry pada Kamis (2/7/2026).(Rina Abd Halik)

RADARPALU - PT Asuransi Jasindo Cabang Palu terus memberikan dukungan terhadap sektor pertambangan melalui perlindungan asuransi bagi alat berat, pengangkutan barang, hingga proses distribusi hasil tambang.

Branch Manager Jasindo Cabang Palu, Agus Hendra Rangi, mengatakan layanan asuransi tersebut menyasar perusahaan pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP), kontraktor pertambangan maupun nasabah yang memperoleh pembiayaan melalui perbankan dan perusahaan pembiayaan (leasing).

Menurutnya, alat berat menjadi salah satu aset yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Baca Juga: Studi SSI Ungkap Citra Prabowo di Media Sosial, Komunikasi Pemerintah Dinilai Masih Terpusat

Ia mengungkapkan, saat ini Jasindo tengah menangani dua klaim alat berat dengan kategori total loss, yakni kerusakan di atas 75 persen.

“Kurang lebih nilai klaim yang dibayarkan sekitar Rp1 miliar sampai Rp2 miliar untuk satu alat, itu disebabkan karena alat tersebut tergelincir ketika melakukan proses pekerjaannya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, penilaian tingkat kerusakan dilakukan oleh loss adjuster, yaitu pihak independen yang bertugas menilai besaran kerugian terhadap objek yang diasuransikan.

Baca Juga: Belarus Siap Dukung Ketahanan Pangan Indonesia Lewat Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian

“Kalau kerusakannya di atas 75 persen sesuai hasil penilaian loss adjuster, maka dapat dibayarkan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Selain alat berat, Agus mengatakan Jasindo juga memberikan perlindungan terhadap proses mobilisasi alat berat maupun pengangkutan hasil tambang dari lokasi penambangan menuju smelter.

Perlindungan tersebut diberikan melalui produk asuransi kargo yang mencakup risiko selama proses pengiriman. “Yang paling banyak diasuransikan itu ekskavator dan dump truck,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, besaran premi asuransi alat berat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain usia alat, jenis alat, serta lokasi penggunaannya.

Menurut Agus, premi asuransi alat berat berada di bawah satu persen dengan besaran yang menyesuaikan tingkat risiko masing-masing objek.

“Preminya bervariasi, sekitar 0,5 sampai 0,6 persen, tergantung tingkat risikonya,” jelasnya.

Baca Juga: OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Lewat Regulasi Adaptif

Terkait proses klaim, Agus mengatakan Jasindo telah memanfaatkan sistem digital sehingga memudahkan nasabah dalam menyampaikan laporan kerugian.

Nasabah cukup melaporkan klaim melalui laman claim.asuransijasindo.co.id dengan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan, seperti salinan polis, laporan kejadian, dokumentasi kerusakan, serta estimasi biaya perbaikan.

“Selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh loss adjuster yang bersifat independen sebelum diterbitkan laporan akhir sebagai dasar penyelesaian klaim,” ujarnya.

Baca Juga: Operator dan Pengawas SPBU Sulselbar Dibekali Pelayanan Profesional dan HSSE

Agus juga menilai kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Menurutnya, berbagai program literasi keuangan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan asuransi, maupun melalui berbagai media turut mendorong meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai manajemen risiko.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terlihat dari semakin banyak masyarakat yang secara sadar datang untuk membeli produk asuransi, bukan semata-mata karena menjadi persyaratan kredit.

 

Selain itu, Jasindo juga terus berpartisipasi dalam kegiatan literasi keuangan bersama berbagai pihak, termasuk memberikan edukasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, peningkatan literasi tersebut sejalan dengan meningkatnya penggunaan produk asuransi oleh masyarakat.

“Ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang secara sadar memilih menggunakan asuransi sebagai bagian dari perencanaan keuangan dan perlindungan terhadap risiko,” tandasnya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#PT Asuransi Jasindo #asuransi kargo #Jasindo Palu #Asuransi alat berat #sektor pertambangan