RADAR PALU - Surplus perdagangan Sulawesi Tengah masih kuat pada Februari 2026, dengan nilai mencapai lebih dari US$2,24 miliar berdasarkan rilis resmi BPS.
Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah pada 1 April 2026, kinerja perdagangan luar negeri Sulawesi Tengah tetap menunjukkan tren positif.
Nilai ekspor pada Februari 2026 tercatat sebesar US$1.948,46 juta, jauh melampaui impor yang sebesar US$989,05 juta.
Baca Juga: Ekspor Sulteng Melonjak di Akhir 2025, Surplus Perdagangan Tembus US$11 Miliar
Secara kumulatif Januari–Februari 2026, total ekspor mencapai US$4.035,24 juta. Sementara impor berada di angka US$1.785,68 juta.
Surplus perdagangan Sulawesi Tengah pun mencapai US$2.249,55 juta.
Komoditas ekspor masih didominasi besi dan baja, nikel, serta bahan bakar mineral.
Baca Juga: Ekspor Sulteng Melonjak di Akhir 2025, Surplus Perdagangan Tembus US$11 Miliar
Adapun negara tujuan utama meliputi Tiongkok, India, Vietnam, Taiwan, dan Korea Selatan.
Dominasi sektor tambang membuat surplus perdagangan Sulawesi Tengah diperkirakan tetap solid ke depan.***
Editor : Muhammad Awaludin