Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Hingga Pertengahan Ramadan, Penjualan Kue Kering di Palu Masih Sepi

Rina Khalik • Rabu, 4 Maret 2026 | 19:41 WIB

Penjualan kue kering masih lesu hingga memasuki pertengahan ramadan,Rabu (3/4/2026).
Penjualan kue kering masih lesu hingga memasuki pertengahan ramadan,Rabu (3/4/2026).

RADAR PALU – Memasuki pertengahan Ramadan, sejumlah pedagang kue kering mulai menjajakan dagangannya.

Salah satunya Aisyah, yang mengaku telah mulai berjualan sejak awal puasa. Di lapaknya, berbagai macam bentuk dan rasa kue yang dapat menjadi pilihan untuk dihidangkan kepada tamu saat Idul Fitri.

Aisyah mengatakan, harga kue kering yang dijualnya bervariasi. “Dari harga Rp30 ribu, Rp35 ribu, sampai Rp40 ribu. Itu paling tinggi sudah harganya,” ujar Aisyah kepada Radar Palu saat ditemui pada Rabu (4/3/2026).

Selain menjual kue kering, ia juga menjual berbagai snack dengan berbagai kategori untuk memudahkan masyarakat dalam mencari kue kering atau snack yang diinginkan.

“Untuk snack ada itu seperti camilan pedas, asin dan manis. Ada banyak, jadi pembeli gampang untuk pilih pilih yang mana mereka mau,” ujarnya.

Untuk stok sendiri, Aisyah mengakui setiap harinya menyediakan masing-masing satu dos perhari untuk aneka kue kering dan snack.

Meski begitu, Aisyah mengungkapkan bahwa belum ada peningkatan penjualan yang terlalu signifikan selama Ramadan ini.

Namun, dirinya berharap agar menjelang Idul Fitri nantinya, kue kering dan snack yang ia pasarkan diminati oleh masyarakat banyak.

“Belum stok banyak, karena belum terlalu ramai juga kan. Paling nanti dekat Lebaran,” katanya.

Sementara itu, pedagang lainnya, Nurlia mengatakan bahwa untuk snack yang ia pasarkan di kisaran harga Rp60 ribu, sementara untuk kue kering di kisaran harga Rp40 ribu hingga Rp100 ribu per tiga toples kecil.

 

“Kalau untuk stok kita tergantung, kalau habis kita tambah tapi kalau untuk patokannya 10 lusin biasa distok,” ujarnya.

Sama halnya dengan Aisyah, Nurlia juga mengaku bahwa untuk pembeli snack dan kue kering belum terlalu ramai di kalangan masyarakat kota Palu. Meski begitu, ia berharap bahwa mendekati Idul Fitri jualannya habis terjual.

“Kalau tahun sebelumnya habis. Tapi, ini sudah berapa puasa masih sedikit. Iya semoga dekat-dekat lebaran habis,” tuturnya. 

Untuk kue kering dan snack, Nurlia juga menyediakan berbagai varian pilihan bagi masyarakat yang ingin membeli. “Iya ada banyak. Paling laris itu yang snack arisan sama kue soes isi coklat,” ujarnya.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#harga kue Lebaran Ramadan #Kue kering Ramadan Palu #jajanan Lebaran Palu #pedagang snack Palu #harga kue kering Palu 2026 #penjualan kue jelang Idul Fitri