RADAR PALU - Hari pertama buka puasa, Masjid Raya Baitul Khairaat menyiapkan sebanyak 1.000 paket takjil untuk jamaah yang diperkirakan membludak memadati masjid kebanggaan Sulawesi Tengah tersebut.
Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sulawesi Tengah, Rustam Aripuddin, menyampaikan bahwa seluruh unsur pelayanan telah dikondisikan. Mulai dari muadzin dan imam, petugas kebersihan (CS), hingga petugas keamanan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan ibadah.
“Dalam persiapan kedatangan jamaah maupun pelayanan takjil dan buka puasa sampai kegiatan ceramah ramadan, tarawih dan subuh hari, sudah dikondisikan semuanya,” ujar Rustam kepada awak media saat ditemui pada Rabu (18/2/2026).
Untuk pelayanan takjil, pihak masjid telah menyiapkan lokasi di bagian barat dan utara masjid sebagai tempat jamaah berbuka puasa.
Jamaah yang hadir akan dilayani oleh petugas yang telah ditunjuk sebelum melaksanakan salat Magrib maupun Isya dan Tarawih.
Pada hari pertama Ramadan, diperkirakan jumlah jamaah mencapai 1.000 orang. Karena itu, sebanyak 1.000 paket takjil telah disiapkan.
“Nanti kita lihat kondisinya, apakah ada tambahan ataupun pengurangan, kita sesuaikan di situ,” jelasnya.
Rustam menambahkan, pendanaan takjil sementara masih menggunakan kotak amal masjid. Jika jumlah jamaah melebihi takjil yang telah disediakan, maka akan disesuaikan dengan kondisi dana yang tersedia. Setiap malam akan dilakukan penyampaian informasi terkait kebutuhan selanjutnya.
Ia mengungkapkan, biasanya pada awal Ramadan jumlah jamaah membludak. Masjid Raya Baitul Khairaat sebagai salah satu ikon di Sulawesi Tengah memiliki antusiasme masyarakat yang tinggi, tidak hanya untuk melaksanakan salat, tetapi juga untuk mengambil momen Ramadan.(*)
Editor : Mugni Supardi