Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Transaksi QRIS Usaha Mikro Gratis Biaya, BI Dorong Ekosistem Digital

Rina Khalik • Selasa, 13 Januari 2026 | 14:12 WIB
Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital yang aman dan inklusif, khususnya bagi pelaku usaha mikro.
Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital yang aman dan inklusif, khususnya bagi pelaku usaha mikro.

RADAR PALU - Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat pembayaran digital yang aman dan inklusif, khususnya bagi pelaku usaha mikro. Salah satu kemudahan yang diberikan adalah pembebasan biaya merchant discount rate (MDR) atau biaya admin untuk transaksi bernilai kecil.

“Pembayaran menggunakan QRIS pada transaksi di bawah Rp500 ribu untuk usaha mikro, merchant discount ratenya atau biaya adminnya adalah 0 persen atau tidak dikenakan biaya,” ujar Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah (Sulteng), Glenn Nathaniel Pandelaki kepada Radar Palu pada Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut bertujuan untuk meringankan beban pelaku usaha mikro sekaligus mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia. Dengan adanya QRIS, transaksi menjadi lebih praktis, efisien, dan transparan.

Sementara itu, penggunaan QRIS sendiri telah diatur dapat digunakan untuk pembayaran dengan nominal mulai dari Rp1 hingga Rp10 juta. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam melakukan transaksi non-tunai di berbagai sektor.

“Kami senantiasa mendorong penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) baik bank maupun non bank untuk mengedukasi merchant terkait penggunaan QRIS khususnya pada saat akuisisi, termasuk BI sendiri mengedukasi masyarakat dalam perluasan QRIS dan menciptakan ekosistem digital,” ujar Glen.

Menurutnya, edukasi menjadi faktor penting agar merchant dan masyarakat memahami manfaat serta ketentuan penggunaan QRIS. Dengan kolaborasi antara BI dan PJSP, diharapkan adopsi QRIS semakin luas dan mampu memperkuat ekosistem ekonomi digital, termasuk di daerah.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen BI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sistem pembayaran digital yang inklusif, aman, dan mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.(rna)

Editor : Mugni Supardi
#inklusi keuangan #Pembayaran Non Tunai #Sistem Pembayaran Digital #Usaha Mikro #umkm #QRIS BI #Biaya Admin QRIS #Digitalisasi UMKM #Ekonomi Digital #BI Sulteng #bank indonesia