RADAR PALU - PT PLN (Persero) UP3 Palu memastikan keandalan pasokan listrik tetap aman dan stabil selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari untuk mendukung kelancaran kegiatan keagamaan dan aktivitas masyarakat, khususnya terkait kelistrikan.
Manager PT PLN UP3 Palu, Ansar, mengatakan bahwa PLN telah menetapkan status siaga nasional sejak 15 Desember hingga 5 Januari mendatang. Status siaga ini berlaku di seluruh Indonesia, termasuk wilayah kerja PLN UP3 Palu.
"Hari-hari besar itu pasti kita siapkan. Siaga Natal ini untuk memastikan kelancaran kegiatan keagamaan dan kegiatan pergantian tahun, terutama dari sisi kelistrikan. Kita ingin tidak ada kendala," ujar Ansar kepada Radar Palu Jawa Pos Group saat ditemui pada Jumat (19/12/2025).
Ia menjelaskan, persiapan telah dilakukan sekitar tiga bulan sebelumnya melalui perbaikan dan pemeliharaan jaringan secara intensif guna meningkatkan tingkat keandalan sistem, khususnya saat puncak Natal dan Tahun Baru.
Di wilayah Sulawesi Tengah, terdapat tiga unit pelaksana pelayanan pelanggan (UP3), yakni UP3 Palu, UP3 Tolitoli, dan UP3 Luwuk. Ketiganya telah melakukan sistem perbaikan dan penguatan jaringan secara menyeluruh.
"Untuk UP3 Palu sendiri, kondisi sistem kelistrikan saat ini dalam keadaan normal. Ada tiga sistem kelistrikan, termasuk sistem isolated dan semuanya aman juga siap siaga," jelasnya.
Dalam masa siaga Nataru, PLN UP3 Palu menyiapkan 10 posko utama, termasuk Command Center di kantor UP3 Palu yang terhubung secara online untuk memantau seluruh jaringan. Selain itu, terdapat 40 pos siaga yang tersebar di berbagai wilayah kerja.
PLN juga mengamankan jaringan distribusi sepanjang ribuan kilometer, meliputi jaringan tegangan menengah 20 kV sepanjang 4.800 kilometer sirkit, jaringan tegangan rendah (GTR) sekitar 4.600 kilometer, dengan total kapasitas daya mencapai 440.115 kVA.
Dari sisi sumber daya manusia dan sarana pendukung, PLN UP3 Palu menurunkan 94 pegawai PLN, 283 petugas lapangan, serta 57 petugas pendukung lainnya. Sebanyak 37 kendaraan operasional dan 48 sepeda motor juga disiagakan untuk mendukung mobilitas petugas di lapangan.
"Tentu kita juga mengantisipasi potensi gangguan seperti banjir dan longsor. Makanya kami petakan daerah-daerah rawan dan menempatkan pos-pos jaga untuk percepatan penanganan bila terjadi gangguan," tambah Ansar.
Dalam hal ini Ansar menegaskan bahwa PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik selama perayaan Natal dan Tahun Baru. "Insyaallah, pasokan listrik aman. Kalau pun terjadi gangguan karena bencana atau hal lain, kami pastikan penanganannya cepat. Itu yang selalu kita tekankan," pungkasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi