RADAR PALU - DPRD Morowali Utara (Morut) mengoordinasikan sinkronisasi beasiswa Morut Cerdas milik pemerintah kabupaten dengan program Berani Cerdas milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Langkah ini bertujuan memperluas akses bantuan pendidikan bagi mahasiswa asal Morowali Utara.
Komisi I DPRD Morut bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Morut membahas sinkronisasi kedua program melalui kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Sulteng di Kota Palu, Selasa (27/10/2026).
Baca Juga: Sigi Siapkan Peluang Investasi Pabrik Kakao, Sidera dan Oloboju Jadi Kandidat Lokasi
Koordinasi tersebut menindaklanjuti aspirasi mahasiswa yang meminta kenaikan nominal beasiswa Morut Cerdas dan mengeluhkan kesulitan mengakses program Berani Cerdas.
Aspirasi itu sebelumnya disampaikan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah perangkat daerah dan perwakilan mahasiswa di Asrama Mahasiswa Morut di Kelurahan Tondo, Palu, Jumat (16/10/2026).
Ketua Komisi I DPRD Morut, Arief Ibrahim, menegaskan bahwa pemerintah kabupaten tetap perlu menjalankan Morut Cerdas meskipun pemerintah provinsi telah menghadirkan program Berani Cerdas.
Baca Juga: Pemkot Palu Terima Rp107 Miliar untuk Sampah, DLH Fokus Bangun TPST dan Tambah Armada
Menurut Arief, kedua program beasiswa tersebut perlu berjalan berdampingan agar semakin banyak mahasiswa asal Morowali Utara memperoleh bantuan biaya pendidikan.
"Morut Cerdas tetap harus berjalan berdampingan dengan Berani Cerdas. Kedua program ini diharapkan saling melengkapi sehingga semakin banyak mahasiswa asal Morowali Utara yang mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan," ujar Arief.
Dalam pertemuan dengan Dinas Pendidikan Sulteng, DPRD Morut mengusulkan penunjukan person in charge (PIC) atau penanggung jawab dari pemerintah kabupaten untuk membantu mahasiswa mengakses program Berani Cerdas.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Tekankan Integritas dan Empati dalam Pengabdian ASN
Usulan tersebut menjawab keluhan mahasiswa yang masih mengalami kesulitan dalam mengakses beasiswa besutan Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Arniwaty Lamadjido itu.
Pemprov Sulteng dalam koordinasi itu akhirya menyepakati perlunya PIC dari Pemkab Morut untuk memperkuat koordinasi dan mempermudah pelayanan kepada mahasiswa.
Selanjutnya, Bagian Kesra Setrkab Morut ditunjuk sebagai PIC yang akan membantu koordinasi terkait akses dan pelayanan program beasiswa tersebut.
Baca Juga: DPRD dan Pemkab Banggai Sepakati Tujuh Ranperda
Selain menyinkronkan Morut Cerdas dan Berani Cerdas, Arief mendukung peningkatan nominal beasiswa Morut Cerdas dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.
Arief juga mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayah Morut untuk berkontribusi dalam pembiayaan pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurut Arief, kolaborasi dengan sektor swasta dapat memperkuat keberlanjutan program Morut Cerdas.
Baca Juga: Kapolda Sulteng Silaturahmi ke FKUB, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Berantas Narkoba
"Dengan dukungan tersebut, pembiayaan pendidikan mahasiswa tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah," katanya.
Selain itu, lanjut Arief, DPRD Morut juga mendorong digitalisasi pelayanan beasiswa untuk meningkatkan efektivitas administrasi dan pengelolaan data penerima bantuan.
Dia bilang, metode digitalisasi mempermudah mahasiswa mengakses informasi serta mengikuti proses administrasi beasiswa.
Baca Juga: Perbaikan Jembatan Palu III Masih Berlanjut, Warga Diminta Sabar Saat Ada Penutupan
"Pengelolaan data yang lebih efektif juga dapat mendukung koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi," tambahnya.
Melalui sinkronisasi Morut Cerdas dan Berani Cerdas, DPRD mendorong mekanisme pelayanan yang lebih terkoordinasi agar mahasiswa asal Morut memperoleh akses bantuan pendidikan yang lebih mudah dan dukungan pembiayaan yang lebih optimal. (***)
Editor : Ilham Nusi