RADAR PALU – Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae meminta kerja sama antara Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dengan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak berhenti pada penandatanganan dokumen.
Setiap program yang melibatkan PKK harus benar-benar dijalankan dan memberikan dampak bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Rizal saat membuka Rapat Koordinasi TP PKK Kabupaten Sigi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga: Stunting Sigi Masih 1.613 Kasus, PKK Dorong Data Warga Dibenahi
Menurut Rizal, PKK memiliki posisi strategis karena jaringan kadernya berada hingga tingkat desa dan keluarga.
Kondisi tersebut dinilai menjadi kekuatan yang dapat membantu pemerintah daerah melihat langsung berbagai persoalan masyarakat.
“PKK bukan disampingkan, tapi PKK jadi garda terdepan bersama OPD,” tegas Rizal.
Baca Juga: Lantik Kades PAW dan BPD, Bupati Sigi Tekankan Pemerintahan Desa Bersih dan Inovatif
Ia mengatakan, sejumlah persoalan yang menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari kemiskinan, stunting, kesehatan, perumahan hingga pemutakhiran data masyarakat, membutuhkan keterlibatan langsung di lapangan.
Dalam hal ini, kader PKK dinilai dapat membantu pemerintah melakukan pemantauan sekaligus verifikasi kondisi masyarakat. Informasi dari tingkat keluarga dan desa diharapkan dapat membuat program pemerintah lebih tepat sasaran.
Rizal juga menyoroti 11 OPD yang telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan TP PKK Kabupaten Sigi. Ia meminta kerja sama tersebut tidak hanya menjadi dokumen administratif.
Baca Juga: Cegah Stunting dan Anemia, Pemkab Sigi Gelorakan Aksi Bergizi di Sekolah
“Setelah ditandatangani, harus dilaksanakan. Setelah dilaksanakan, harus dipantau. Dan setelah dipantau, harus diukur hasilnya,” ujarnya.
Ia meminta setiap kerja sama diterjemahkan secara jelas ke dalam program dan kegiatan, termasuk menentukan lokasi serta kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.
Dengan begitu, pemerintah dapat melihat sejauh mana program tersebut memberikan hasil.
Baca Juga: Sigi Promosikan Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
Rizal menegaskan anggaran dan program yang berada di masing-masing OPD harus diarahkan untuk mendukung target pembangunan daerah. Sementara PKK, kata dia, dapat menjadi salah satu kekuatan penggerak di tingkat masyarakat.
“PKK ini membantu Bapak Ibu pimpinan OPD untuk mencapai indikator capaian output maupun outcome,” katanya.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin